Muara Enim Pusat Pelatihan SDM Siap Kerja, 15 Putra Daerah Dikirim ke Jepang

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM- Sebanyak 79 peserta praktek kerja, termasuk 15 pemuda asal Kabupaten Muara Enim, resmi dilepas oleh Bupati H. Edison, S.H., M.Hum. untuk mengikuti pelatihan nasional sebagai persiapan praktek kerja ke Jepang. Acara pelepasan ini digelar bersamaan dengan penutupan Pelatihan Daerah (Pelatda) angkatan 2026-01/KE-385 di Aula Dinas PMD Kabupaten Muara Enim, Senin (12/1/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari visi dan misi “Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan (Membara).”

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi kepada International Manpower Development Organization Japan (IM Japan) serta Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang telah memilih Kabupaten Muara Enim sebagai pusat pelatihan. Dan ia berharap kerjasama ini menjadi pengalaman dan terus berlanjut di masa yang akan datang khususnya untuk tenaga kerja yang berasal dari Kabupaten Muara Enim.

“Kedepan, kita ingin porsi untuk masyarakat Kabupaten Muara Enim akan lebih besar lagi bekerja ke Jepang,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh peserta agar menjaga sikap serta perilaku selama mengikuti program dalam menjaga nama baik daerah, bangsa dan negara.

Ditambahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muara Enim Eddy Irson mengatakan bahwa taotal peserta praktek kerja berjumlah 79 orang, berasal dari Provinsi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, dan Lampung. Dari jumlah tersebut, 15 orang merupakan putra daerah Kabupaten Muara Enim yang akan berangkat ke Jepang untuk menimba ilmu dan pengalaman kerja.

Sementara itu Direktur IM Japan, Mrs. Ozawa Yoriko, sangat mengapresiasi atas dukungan penuh Pemkab Muara Enim terhadap kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang ini.

Lanjut Yoriko, bahwa program praktek kerja ke Jepang dinilai sebagai kesempatan emas bagi generasi muda untuk belajar kedisiplinan, teknologi maju, serta budaya kerja yang profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *