Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, lahan pertanian seluas 1,5 hektare kembali ditanami Jagung di Desa Pagar Gunung, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Selasa (10/2/2026).
Pengecekan progres penanaman dipimpin oleh Waka Polsek Lubai IPDA Idam Kholik, S.H., didampingi Ps Kanit Binmas AIPTU Sudarman dan Ps Kanit Propam Polsek Lubai AIPDA Dudi Handoko, S.H. Adapun lahan milik Imadul Baldi, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Pagar Gunung, seluas 1,5 hektare yang ditanami jagung pipil dan saat ini telah memasuki usia tanam 21 hari dengan tinggi tanaman rata-rata mencapai 30 cm.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K. melalui Kapolsek Rambang Lubai AKP Afrinaldi, S.Sos. mengatakan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan progres pertumbuhan tanaman jagung berjalan sesuai harapan serta memberikan pendampingan kepada petani.
“Kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Lubai,” ujar Kapolsek.
Lanjut Kapolsek Rambang Lubai bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.
“Polri akan terus bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung program ketahanan pangan, sehingga hasil pertanian dapat meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga,” tutupnya.
Sementara itu menurut Imadul Baldi, mengatakan bahwa lahan miliknya yang dimanfaatkan untuk lahan menanam jagung pipil tersebut seluas 1,5 hektare. Dan saat ini telah memasuki usia tanam 21 hari dengan tinggi tanaman rata-rata mencapai 30 sentimeter. Tanaman jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu sekitar 79 hari ke depan.
“Saat ini, kita tinggal menjaga area kebun serta melakukan pembersihan terhadap tanaman jagung yang mengalami kerusakan, guna memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal,” ujarnya.












