Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Berdasarkan Keputusan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Sumatera Selatan Nomor: 004/SK/KORMISUMSEL/II/2026 yang ditetapkan di Palembang tanggal 19 Februari 2026, Kabupaten Muara Enim resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Sumatera Selatan tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum.,dalam Rapat Persiapan Forprov II Sumsel Tahun 2026 di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muara Enim, Selasa (28/4/2025).
Dalam rapat yang dihadiri juga oleh Sekretaris Umum Kormi Provinsi Sumsel, Eko Agus Sugianto, Dandim 0404 Muara Enim, Letkol Kav Sahid Winagiri, S.HUB, INT., M.M.,dan OPD terkait.
Bupati Muara Enim Edison, mengatakan bahwa pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, serta unsur TNI dan Polri untuk menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ini.
Untuk itu, lanjut Bupati, dunia usaha diharapkan berperan aktif melalui dukungan sponsorship, promosi, dan penguatan sektor ekonomi lokal, sehingga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM dan pariwisata.
“Untuk TNI dan Polri diminta untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif,” ujar Edison
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabuoaten Muara Enim, Ardian Arifanardi, A.P., M.Si., dalam paparannya menyampaikan persiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dan harus segera dipenuhi atau diperbaiki.
Dirinya menjelaskan bahwa sesuai arahan Bupati Muara Enim, kegiatan ini akan digelar pada Bulan November 2026 memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Muara Enim ke-80 di Stadion Sekundang Bara dengan kegiatan yang akan dipusatkan di Kecamatan Muara Enim dan Lawang Kidul. Dan kegiatan ini diikuti ribuan penggiat (atlet) dari berbagai Induk Organisasi Olahraga (Inorga) dari 17 Kabupaten / Kota di Sumsel. Kadispora mengharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari penyedia jasa transportasi seperti ojek, hingga ke warung-warung kecil sampai ke para pengusaha penyedia penginapan/hotel.












