Bocah 3,5 Tahun Tenggelam Ditemukan Sejauh 80 KM

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Setelah melakukan pencarian sekitar 4 hari, akhirnya bocah 3,5 tahun bernama Rafael warga Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim yang tenggelam di Sungai Lematang berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Bocah ini ditemukan warga mengapung dan tersangkut dalam tumpukan sampah di salah satu Dolphin Fender (bangunan pengaman dolphin) tiang jembatan di Desa Pandan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Jumat (16/1/2026).

“Bocah tersebut ditemukan warga posisi tertelungkup dan masih lengkap menggenakan pakaian baju dan celana warna Merah. Itu sangat jauh sekitar 80 km dari lokasi jatuhnya,” ujar Koordinator Pemadam Kebakaran Penyelamatan Kabupaten Muara Enim, Repiman Haji.

Menurut Repiman, bahwa sebelumnya pihaknya bersama tim Gabungan Basarnas, Damkar Muara Enim, BPD Muara Enim, Rescue Bukit Asam, Rescue PPA, Rescue SBS, masyarakat dengan perahu tradisional bersama anggota Satgas Limas Satpol PP Kabupaten Muara Enim, telah bahu membahu melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran hingga beberapa kilometer dari tempat awal jatuhnya korban.

“Kita sudah melakukan perluasan pencarian, berhubung air besar dan keruh juga menjadi kendala tim melakukan pencarian secara optimal,” pungkasnya.

Lanjut Repiman, rencananya sesuai SOP, pihaknya akan melakukan pencarian selama 7 hari kedepan, dan jika masih belum ditemukan pencarian akan dihentikan.

“Biasanya kalau orang tenggelam 3-4 hari kedepan akan timbul sendiri jika tidak tersangkut dan sebagainya,” jelasnya.

Dan dengan korban telah ditemukan, sambung Repiman, maka otomatis pencarian akan dihentikan. Saat ini, korban sudah dibawa ke rumah duka untuk segera dikebumikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa bocah laki-laki umur 3,5 tahun bernama Rafael warga Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim ini. Gara-gara terpeleset saat bermain di pinggir sungai Lematang korban terjatuh dan tenggelam terseret derasnya arus Sungai Lematang di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel, Selasa (13/1/2026) sore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *