Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Abyan Shaka Aliando dari Kecamatan Lawang Kidul dan Alesha Shafina Hidayat dari Kecamatan Panang Enim resmi dinobatkan sebagai Juara Lomba Balita Indonesia (LBI) Tingkat Kabupaten Muara Enim Tahun 2026. Keduanya akan mewakili Kabupaten Muara Enim pada ajang Lomba Balita Indonesia Tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Penobatan juara dilaksanakan pada kegiatan Lomba Balita Indonesia Tingkat Kabupaten Muara Enim Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Agung Serasan Sekundang, Kamis (9/7/2026), dan dibuka langsung oleh Plt Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si. Abyan berhasil menjadi juara pada kategori usia 6-24 bulan, sedangkan Alesha meraih juara pada kategori usia 24-59 bulan.
Prestasi keduanya menjadi cerminan pentingnya perhatian terhadap kesehatan, pemenuhan gizi, dan pola asuh anak sejak usia dini sebagai fondasi mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Muara Enim Sumarni menyampaikan bahwa seluruh balita yang mengikuti perlombaan sejatinya merupakan pemenang karena memiliki keluarga yang berkomitmen memberikan pengasuhan terbaik agar anak tumbuh sehat, aktif, dan bahagia.
“Lomba Balita Indonesia bukan sekadar memilih balita terbaik, tetapi menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan produktif untuk mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Sumarni menegaskan, perhatian terhadap kesehatan, pemenuhan gizi, serta pola asuh yang tepat selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan fondasi penting dalam mewujudkan visi Muara Enim MEMBARA.
Ia juga mengajak para orang tua untuk menerapkan digital parenting secara bijak dengan membatasi penggunaan gawai pada anak usia dini dan memperbanyak interaksi langsung agar proses tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal.
Pada kesempatan itu, Plt Bupati meminta seluruh camat bersama Ketua TP PKK Kecamatan mulai mempersiapkan penyelenggaraan Lomba Balita Indonesia di tingkat kecamatan dengan melibatkan Puskesmas sebagai tim teknis.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi upaya memperluas pembinaan, pemantauan, dan deteksi tumbuh kembang balita secara lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten Muara Enim. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting sekaligus mencetak generasi Bumi Serasan Sekundang yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
