Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Hendy Pebrianysah SSIP MM secara resmi dilantik oleh Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumsel Hj Samantha Tivani B.Bus MIB untuk menakhodai KORMI Kabupaten Muara Enim Periode 2026 – 2030 di Balai Agung Serasan Sekundang Muara Enim, Minggu (26/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut juga turut dihadiri Plt Bupati Muara Enim Ir Hj Sumarni MSi, Forkopimda, Pengurus KORMI Sumsel, perwakilan pengurus KORMI di Sumsel, para undangan, dan pengurus KORMI Kabupaten Muara Enim.
Ketua KORMI Kabupaten Muara Enim Hendy Pebrianysah SSIP MM didampingi Sekretaris KORMI Muara Enim Ir Arisandha ST mengatakan bahwa sebagai pengurus KORMI Muara Enim yang baru, pihaknya memiliki tiga buah target. Pertama, kami akan mensosialisasikan dan membudayakan seluruh Induk Organisasi Olahraga (INORGA) Rekreasi dan Masyarakat mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga ke tingkat Desa/Kelurahan. Kemudian, akan melestarikan olahraga yang ada untuk mengenang berbagai macam olahraga dan rekreasi masyarakat zaman dulu. Dan terakhir siap mensukseskan yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 November tahun 2026 bertepatan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Muara Enim.
“Terimakasih atas amanah dan kepercayaan ini, dan kami meminta dukungan sepenuhnya kepada semua pihak, terutama Ketua KORMI Provinsi Sumatera Selatan, karena keberhasilan tuan rumah nanti tidak dapat kami lakukan sendirian tanpa dukungan dan bimbingan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta seluruh warga yang ada di Kabupaten Muara Enim,” pinta Hendy yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dispora Muara Enim ini.
Ketua Umum KORMI Sumsel Samantha mengatakan bahwa pihaknya sangat yakin dan percaya dengan kepengurusan yang baru muda dan energik, KORMI Muara Enim akan semakin maju dan bertambah lagi Induk Organisasi Olahraga (Inorga) di Kabupaten Muara Enim serta dapat memajukan olahraga masyarakat di Kabupaten Muara Enim.
“Keberadaan para tamu undangan, memiliki peran strategis untuk memajukan olahraga Masyarakat khususnya di Sumatera Selatan. Tugas Kami bukan hanya sekedar pelantikan saja tapi tanggung jawab dan amanah yang diemban itu begitu berat karena kita semua khususnya pengurus kormi ini harus memajukan olahraga masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan,” pungkasnya.
Oleh karena itu, lanjut Samantha setelah pelantikan ini ketua dan pengurus Kabupaten Muara Enim segera menyusun program kerja untuk KORMI Kabupaten Muara Enim dan semoga bisa secepatnya menambah lagi inorga yang ada di Kabupaten Muara Enim.
“Kalau jumlah Inorga di Indonesia sekitar 90-an, di Sumsel sudah ada 75 Inorga. Sedangkan yang akan dipertandingkan di Muara Enim sebanyak 49 Inorga. Makanya harus segera dikebut sebab Muara Enim sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Lanjut Samantha, saat ini, Muara Enim mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah yang tentu bukan sekedar kehormatan tetapi juga tanggung jawab besar bukan hanya ajang kompetisi olahraga masyarakat melainkan momentum untuk memperkenalkan potensi daerah pergerakan ekonomi dalam memperkuat sektor pariwisata serta menunjukkan kemampuan Kabupaten Muara Enim dalam menyelenggarakan event olahraga masyarakat berskala Provinsi.
Sementara itu Plt Bupati Muara Enim Sumarni, bahwa hari ini telah dilakukan rangkaian kegiatan launching untuk logo, maskot Sibara bersama tema song. Dan saat ini, juga telah melantik ke pengurusan KORMI Kabupaten Muara Enim.
“Alhamdulillah dari 17 kabupaten/kota, KORMI Muara Enim dilantik yang ke-12 masih tersisa 5 kabupaten/kota lagi. Mudah-mudahan kepengurusan baru mempunyai semangat tinggi dan menjadi motivasi bagi seluruh pengurusan karena dengan ditunjuknya Kabupaten Muara Enim sebagai tuan rumah,” jelas Sumarni.
Kemudian, Sumarni menegaskan bahwa kegiatan Forprov KORMI II Sumsel ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus KORMI dan Kepala Dinas Olahraga, namun akan menjadi tanggung jawab semua sebagai tuan rumah. Dan pemerintah Kabupaten Muara Enim berharap seluruh elemen, OPD, masyarakat dan perusahaan bisa bersinergi serta berkolaborasi untuk melaksanakan dan mensukseskan even tingkat provinsi ini dengan sebaik mungkin demi membawa harum nama baik Kabupaten Muara Enim.
“Bayangkan sekitar lima ribu orang akan datang ke Muara Enim dan event tersebut. Kita ingin dampak multi player effect sangat besar bagi perekonomian masyarakat mulai dari UMKM, Hotel, Losmen, Penginapan, Home Stay, pariwisata, kuliner dan sebagainya,” harap Sumarni.
