Si Jago Merah Lalap Rumah-Mobil, Kerugian Capai Rp600 Juta

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Warga Desa Tanah Abang, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, mendadak heboh setelah si jago merah mengamuk dan melalap sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai warung, Selasa (1/9/2026) siang.

Kobaran api juga menyambar satu unit mobil Toyota Avanza yang berada di garasi samping rumah. Akibat musibah tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp600 juta. Informasi dihimpun, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Api diduga pertama kali muncul akibat korsleting listrik dan kemudian dengan cepat membakar bagian rumah serta barang dagangan yang berada di dalam warung milik Martoni Dinata (52).

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang mengatakan, kobaran api diketahui ketika Hancel (23), anak korban, tiba di lokasi dan melihat Martoni tengah berupaya memadamkan api.

“Hancel bersama ayahnya kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan kobaran api,” ujar Kasi Humas, Rabu 2 September 2026.

Lanjut Kasi Humas, Pemerintah Desa Tanah Abang selanjutnya menghubungi petugas pemadam kebakaran Kecamatan SDL dan personel Polsek SDL.

Proses pemadaman melibatkan lima unit kendaraan, yakni Damkar Kecamatan SDL, Damkar Kecamatan SDT, Damkar Kecamatan SDU, Damkar PT PGE Lumut Balai, serta satu unit kendaraan PDAM Kecamatan SDL.

“Dalam kejadian tersebut, Hancel mengalami luka bakar ringan berupa lepuhan pada bagian lengan tangan sebelah kanan. Korban telah mendapatkan penanganan medis dari Bidan Desa Tanah Abang,” jelasnya.

Sementara itu, tidak terdapat korban jiwa dalam musibah tersebut. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp600 juta, meliputi satu unit rumah, satu unit warung atau ruko beserta barang dagangan, serta satu unit mobil Toyota Avanza.

Personel Polsek SDL telah mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, membantu proses pemadaman dan penyelamatan korban, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan petugas pemadam kebakaran.

Polisi selanjutnya akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Dugaan awal api berasal dari korsleting listrik, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” pungkas Kasi Humas.

Sementara itu, Camat SDL Hasbulah Yusuf yang turun langsung ke lokasi mengatakan, dirinya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 14.30 WIB. Petugas bersama masyarakat berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 WIB.

“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian dipastikan ratusan juta rupiah,” ujar Hasbulah.

Menurut Hasbulah, selain rumah yang merangkap sebagai warung, satu unit mobil Toyota Avanza yang berada di garasi sebelah rumah juga ikut terbakar. Korban diketahui memiliki dua unit mobil, namun satu kendaraan berhasil diselamatkan.

“Mobilnya ada dua, satu berhasil diselamatkan sedangkan satu lagi sudah terbakar. Untuk penyebab asalnya api masih dalam penyelidikan kepolisian,” katanya.

Hasbulah mengatakan, lokasi rumah korban berada di pinggir jalan dan tidak berada di kawasan permukiman padat. Di sekitar lokasi juga terdapat areal persawahan sehingga memudahkan petugas melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lainnya.

“Untuk di setiap kecamatan ada mobil PBK sehingga api cepat dipadamkan,” pungkasnya.