Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) kembali menjadi sorotan publik setelah menuai berbagai kritik dari masyarakat. Kebijakan yang bertujuan menciptakan pemerataan akses pendidikan ini dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan di lapangan.
Aktivis Palembang, Arifin Kalender menilai, SPMB harus dilaksanakan dengan mengedepankan prestasi, bukan soal kemampuan finansial siswa namun lebih menekankan pada pentingnya kemampuan akademis dari siswa tersebut. Selain itu, proses seleksi harus dilaksanakan seadil-adilnya terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang justru berpotensi dirugikan oleh aturan yang berlaku.
Bagaimana selengkapnya, saksikan di Lentera Demokrasi hanya di Youtube!


















