Lentera-PENDIDIKAN.com,MUAR ENIM-Dalam semangat mendukung program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang digagas oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Bupati Muara Enim, Pemkab Muara Enim menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan sebanyak 500 paket Budikamber (Budidaya Ikan dalam Ember) kepada sejumlah panti asuhan di Kabupaten Muara Enim.
Penyerahan paket Budikamber secara simobolis dilakukan oleh Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum yang dipusatkan di Panti Asuhan Rawdhotut Taufiq Muara Enim, Rabu (12/11/2025). Acara yang turut dihadiri Ketua TP. PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., Kepala OPD terkait, pimpinan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan di Muara Enim. Selain itu juga dilaksanakan penyaluran sarana pertanian ke Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Muara Enim.
Bupati Muara Enim Edison, mengatakan bahwa program pemberian paket Budikamber merupakan bentuk sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga, sekaligus memberikan edukasi praktis kepada generasi muda tentang pentingnya kemandirian pangan. Bantuan ini bukan sekedar bantuan fisik, melainkan sarana pembelajaran dan pemberdayaan.
“Saya minta anak-anak panti asuhan dapat memanfaatkan ember dan lahan terbatas untuk menghasilkan ikan konsumsi dan sayuran secara mandiri,” ujar orang nomor satu di bumi Serasan Sekundang ini.
Selain itu, Bupati berharap kedepan program tersebut bisa berdampak besar dalam membentuk karakter mandiri dan produktif di masyarakat Kabupaten Muara Enim.
Selain itu, lanjut Bupati, Pemkab Muara Enim juga menyerahkan sarana pertanian kepada Kelompok KTNA sebagai bentuk dukungan terhadap petani lokal. Bantuan ini mencakup alat pertanian, 8 jenis benih sayuran, insektisida, bibit ikan lele beserta pakan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Dengan semangat sinergi dan kolaborasi, Bupati optimis Program GSMP di Muara Enim yang terus digulirkan menjadi gerakan nyata menuju kemandirian pangan. Melalui langkah-langkah konkret seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.











