Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM- Diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir, meski tidak ada korban jiwa namun sebanyak 27 rumah warga di Dusun V, Desa Ujan Mas Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, terendam banjir.
“Curah hujan beberapa hari terakhir cukup tinggi, ditambah gorong-gorong tidak mampu menampung air sehingga meluap hingga kepemukiman warga,” ujar Andi (51) salah satu warga Desa Ujan Mas, Minggu (11/1/2026).
Menurut Andi, salah satu penyebab banjir tersebut adalah akibat gorong-gorong tempat pembuangan air yang meluap karena tidak dapat menampung debit air. Akibatnya, air terus meninggi hingga mencapai ketinggian 15-20 cm dan masuk ke dalam rumah warga.
Atas kejadian tersebut, lanjut Andi, warga langsung melaporkannya ke Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim.
“Sekang Tim TRC sudah merespon cepat menuju lokasi terjadinya banjir menggunakan 1 unit mobil Rescue sambil berjaga-jaga jika banjir bertambah besar,” ujarnya
Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra ST MT, menjelaskan bahwa penyebab banjir tersebut berasal dari luapan air yang berasal dari gorong-gorong yang berada di bawah rel PJKA di Jalan Ulak Bandung (Ayek Nyuhok) sehingga menyebabkan banjir di Desa Ujan Mas Baru.
“Saluran pembuangan air tidak sebanding dengan air yang datang dari Dusun II, III dan IV sehingga ada 27 KK yang rumahnya terendam banjir,” jelasnya.
Lanjut Rozieq, air meluap hingga ketinggian air mencapai 50 cm dan sampai masuk ke rumah warga. Air masuk pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dan mulai surut pukul 04.00 WIB. Saat ini, warga sudah melakukan pembersihan dari sisa-sisa banjir dan tidak ada korban jiwa.
Rozieq pun memastikan TRC BPBD Muara Enim sudah melakukan kaji cepat dan pendataan bencana banjir. Atas kejadian tersebut, warga Dusun V Desa Ujanmas Baru mengusulkan agar segera dilakukan perbaikan infrastruktur gorong-gorong yang berada di bawah rel PJKA.
“Beberapa hari yang lalu juga sudah dilakukan pengecekan oleh tim dari Dinas PUPR Muara Enim,” ungkapnya.
BPBD Muara Enim mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati dikarenakan intensitas hujan tinggi. Sebab dalam beberapa hari kedepan intensitas hujan akan masih tinggi sehingga warga yang tinggal berdekatan dengan bantaran aliran Sungai Lematang untuk selalu waspada, harapnya.











