Apotik Diminta Tidak Menjual Anibiotik Tanpa Resep Dokter

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muara Enim memberikan imbauan kepada apotik untuk tidak lagi menjual antibiotik tanpa resep dokter.

“Selama ini mungkin masyarakat bisa membeli antibiotik seperti Amoxicillin secara bebas, padahal harusnya antibiotik diterima oleh masyarakat dengan menggunakan resep dokter,” ujar Kepala Dinkes Muara Enim dr. Eni Zatila MKM, Minggu (8/8/2026).

Menurut Kadinkes, selama ini kondisi yang terjadi obat antibiotik masih dijual secara bebas ke masyarakat. Padahal seharusnya pembelian antiobiotik tersebut harusnya menggunakan resep dari dokter. Hal ini dilakukan untuk menghindari kekhawatiran dan dampak akibat penggunaan antibiotik secara tidak bijak.

“Karena antibiotik ini sebenarnya kalau tidak diminum sesuai anjuran dengan jangka waktu dan dosis tertentu bisa menimbulkan kebal atau resisten terhadap obat,” katanya.

Untuk hal ini, jelas Eni, Bupati Muara Enim H. Edison juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/2718/DINKES-I/X/2025 tentang Pengendalian Resistensi Antimikroba tanggal 1 Oktober 2025.

“Jadi Kabupaten Muara Enim termasuk salah satu kabupaten yang peduli, edaran Bupati ini untuk menjaga keselamatan masyarakat sebagai pengguna obat,” jelasnya.
Selain itu, sambung Eni, Dinkes Muara Enim melaksanakan sosialisasi dan pelatihan bagi tenaga kesehatan mengenai pentingnya pencegahan resistensi antimikroba dan bahaya penggunaan obat tanpa resep dokter.

“Kita juga mengoptimalkan monitoring, evaluasi dan pengawasan terhadap penggunaan obat-obatan, terutama antimikroba di seluruh fasilitas kesehatan, agar penggunaan obat sesuai prosedur dan kebutuhan medis,” tambahnya.

Kemudian, Dinkes Muara Enim menyelenggarakan kampanye dan sosialisasi secara berkala untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya resistensi antimikroba dan pentingnya konsultasi medis sebelum menggunakan obat.

“Dengan upaya-upaya ini, masyarakat terutama apotik kedepan lebih paham dan tidak lagi secara sembarangan memberi antibiotik tanpa resep dokter,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *