Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Pemerintah Kabupaten Muara Enim meneguhkan komitmen pelestarian lingkungan hidup melalui peringatan Hari Bumi Sedunia tingkat kabupaten tahun 2026, yang digelar di kawasan Hutan Kota Terminal Regional Muara Enim, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim.
Peringatan Hari Bumi tingkat Kabupaten Muara Enim ini dihadiri unsur pemerintah, Forkopimda, perangkat daerah, camat, tokoh masyarakat, serta perwakilan dunia usaha.
Bupati Muara Enim H. Edison menegaskan bahwa, peringatan Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April bukan sekadar seremonial belaka.
“Ini menjadi pengingat penting bagi kita untuk menjaga bumi sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujar Edison.
Lebih lanjut, Edison menegaskan bahwa, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar lingkungan tetap lestari dan nyaman ditinggali.
“Momentum ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan (MEMBARA),” tegasnya.
Edison menambahkan, pemerintah daerah juga terus mengembangkan ruang terbuka hijau, termasuk hutan kota, taman kota, serta sabuk hijau di sepanjang jalan dan bantaran sungai.
“Selain itu, pengembangan Taman Kehati Bedegung di Kecamatan Panang Enim menjadi salah satu upaya strategis dalam menjaga keanekaragaman hayati,” jelasnya.
Sebagai bagian dari peringatan Hari Bumi, Pemkab Muara Enim juga menggagas penanaman 1.500 pohon hasil dukungan perusahaan, dengan instruksi kepada seluruh camat agar setiap desa menanam minimal lima pohon serta memastikan perawatan dan pelaporannya secara berkala.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, termasuk perusahaan dan instansi yang telah berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan.
Orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang itu juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk aktif berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muara Enim Rinaldo, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong gerakan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, mendorong partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, serta memperkuat aksi nyata seperti pengelolaan sampah, rehabilitasi lahan, dan konservasi sumber daya alam,” ujar Rinaldo.
Melalui momentum ini, Pemkab Muara Enim berharap gerakan peduli lingkungan dapat terus tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan kelestarian alam.
“Setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan generasi mendatang,” pungkasnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Muara Enim melaksanakan sejumlah agenda, di antaranya penandatanganan perjanjian kerja sama pengelolaan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Bedegung, pemberian apresiasi kepada perusahaan pendukung Program Kampung Iklim, serta penanaman pohon serentak dengan target 1.500 bibit di 22 kecamatan.
Selain itu, pemerintah daerah juga meresmikan kolam retensi di kawasan Hutan Kota Terminal Regional Muara Enim yang diharapkan mampu mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula berbagai sarana dan prasarana pengelolaan persampahan kepada masyarakat melalui Dinas Lingkungan Hidup.
Adapun bantuan tersebut meliputi satu unit excavator, satu unit bulldozer, tiga unit truk sampah, dua unit truk amroll, empat unit bak amroll, satu unit mobil pick up, sepuluh unit motor sampah, serta tempat sampah terpilah.
Pemkab Muara Enim juga telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Persampahan serta menyiapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gelumbang yang segera beroperasi.












