Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Diduga konsleting listrik, empat unit rumah semi permanen milik warga Dusun II, Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim dilalap sijago Merah. Meski tidak ada korban jiwa namun kerugian dipastikan ratusan juta rupiah, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 14 .20 WIB.
Adapun pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran yakni H. Ali Sifat (70), Hasim (68), Alex Alatas (40), dan Dani Maryadi (44). Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut berawal dari anak korban Hasim berteriak meminta pertolongan karena melihat api yang menyala dari rumah miliknya. Mendengar suara teriakan tersebut warga disekitar langsung mendekat dan berusaha memberikan pertolongan seadanya.
Namun ternyata api semakin cepat membesar dan menyebar hingga meluas ke rumah tetangga sehingga rumah warga yang berada di sekitarnya juga ikut terbakar.
Sekitar pukul 14.35 datang saru unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk membantu memadamkan api tersebut akan tetapi pada saat itu api semakin membesar dan membakar tiga rumah lainnya. Kemudian tidak lama berselang kembali bantuan datang sebanyak 5 unit Damkar untuk membantu memadamkan api yang terbakar di rumah warga tersebut sehingga api berhasil di padamkan dan tidak merambat ke rumah warga lainnya. Akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai kerugian sekitar Rp 856.000.000.
“Akibat kejadian tersebut ada empat rumah warga yang habis terbakar dan ada satu rumah yang mengalami kerusakan ringan yaitu rumah milik Alpian yang terbakar di bagian atap rumahnya,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, Selasa (23/6/2026).
Menurut Kasi Humas, saat ini, Polres Muara Enim melalui Polsek Gunung Megang telah melakukan pengamanan lokasi, dan membantu pendataan bantuan sosial bagi korban yang berkoordinasi dengan Pemdes Teluk lubuk, Kecamatan Belimbing, dan instansi terkait.
“Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material ratusan juta rupiah,” ujar Kasi Humas.

















