Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Masa libur sekolah dimanfaatkan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Muara Enim untuk melakukan pembenahan besar-besaran terhadap sarana dan prasarana dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat agar seluruh dapur memaksimalkan masa jeda operasional sekolah guna melakukan renovasi, evaluasi, dan penyempurnaan infrastruktur dapur sesuai standar yang telah ditetapkan. Bahkan untuk dapur yang sebelumnya berstatus suspend, dilakukan pengecekan ulang secara menyeluruh guna memastikan seluruh standar operasional dan sarana pendukung telah terpenuhi.
“Salah satu dapur yang saat ini menjadi perhatian kita dalam proses pembenahan ialah SPPG Lecah Lubai Ulu,” kata Korwil BGN Muara Enim Ian Rahadil Putra, Minggu (5/7/2026).
Menurut Ian, saat ini dapur tersebut diketahui tengah melakukan renovasi dan peningkatan fasilitas secara menyeluruh, mulai dari finishing area loker relawan dan ruang istirahat, pemasangan pintu serta jendela ruang staf, pemasangan pintu kaca, pemindahan area pencucian ompreng agar alur kerja lebih steril dan efisien, hingga evaluasi total terhadap sistem general cleaning dan instalasi IPAL guna meningkatkan standar kebersihan dan sanitasi dapur.
Tidak hanya melakukan renovasi fisik, lanjut Ian, pihak pengelola dapur juga melakukan peningkatan kapasitas alat produksi dengan menghadirkan berbagai peralatan modern yang dinilai cukup berbeda dibanding dapur MBG lain di wilayah Kabupaten Muara Enim. “Diantaranya pengadaan deep fryer untuk menunjang efisiensi proses memasak, alat pengupas telur otomatis guna mempercepat proses persiapan menu MBG dalam jumlah besar, dan penggunaan alat penggorengan gas tilting yang dinilai lebih aman dan memudahkan relawan saat proses memasak maupun pembersihan peralatan dapur,” pungkas Ian.
Dikatakan Ian, langkah modernisasi tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan mitra dapur dalam meningkatkan kualitas pelayanan program MBG agar distribusi manfaat kepada siswa berjalan maksimal, higienis, aman, dan tepat waktu.
“Selain SPPG Lecah Lubai Ulu, pola pembenahan serupa juga direncanakan diterapkan pada beberapa dapur lain yang berada dalam pengelolaan mitra terkait, antara lain SPPG Gelumbang Putak, SPPG Muara Enim Lubai Ulu Pagar Dewa, SPPG Gelumbang Sigam, serta SPPG Lubai Ulu Pagar Dewa 2,” beber Ian.
Pihaknya berharap, dengan adanya pembenahan infrastruktur, peningkatan alat produksi, penguatan sanitasi, serta evaluasi sistem operasional selama masa libur sekolah, seluruh dapur MBG di Kabupaten Muara Enim nantinya dapat kembali beroperasi secara maksimal, sesuai standar BGN, serta mampu mendukung keberlangsungan program pemenuhan gizi bagi siswa secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu pihak pengelolah dapur SPPG Lecah Aprianto, menyampaikan bahwa seluruh proses renovasi dan evaluasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan Korwil BGN Muara Enim serta instruksi BGN Pusat agar seluruh dapur memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan pembenahan secara maksimal demi kelancaran operasional MBG ke depan
“Kita cepat tanggap dan mematuhi instruksi tersebut pembenahan bukan hanya sekadar memenuhi standar administratif, namun juga sebagai upaya membangun sistem operasional dapur yang lebih profesional, modern, aman, dan berkelanjutan sehingga manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima manfaat di Kabupaten Muara Enim,” ujar Aprianto.
Lanjut Aprianto, langkah cepat mitra dapur dalam melakukan renovasi dan evaluasi turut mendapat perhatian positif di kalangan relawan maupun masyarakat sekitar, mengingat perbaikan dilakukan secara serius dan menyeluruh demi menjaga kualitas pelayanan program strategis nasional tersebut.













