Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak sejak usia dini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim melaksanakan Training OF Trainer Anakku Sehat Anakku Cerdas Tahun 2026 di Ballroom Hotel Serasan Sekundang Muara Enim, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plh. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim Suarlan, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Paud dan PNF, Plt. Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Paud dan PNF, Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD dan diikuti oleh 75 Kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yakni Taman Kanak-Kanak/Kelompok Bermain (TK/KB) di Kabupaten Muara Enim.
Kegiatan Training of Trainer (ToT) “Anakku Sehat, Anakku Cerdas” dengan mengusung tema “Mari Bersinergi Melatih Bersama Mewujudkan Anakku Sehat, Anakku Cerdas.” Suarlan mengatakan bahwa kegiatan TOT ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Training of Trainer (ToT) dirancang untuk menghasilkan para pelatih (trainer) yang mampu menyampaikan materi kepada rekan kerja, pendidik, orang tua, serta masyarakat secara berkelanjutan. Materi yang diberikan meliputi pentingnya pemenuhan gizi anak, penerapan pola hidup bersih dan sehat, stimulasi perkembangan anak, pendidikan karakter, hingga kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Dengan melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, serta metode pembelajaran yang dapat diterapkan di lingkungan kerja maupun masyarakat dalam rangka menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar Suarlan.
Lanjut Suarlan, bahwa keberhasilan mewujudkan anak yang sehat dan cerdas tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh elemen masyarakat.
Diharapkan setelah mengikuti Training of Trainer ini, para peserta mampu menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak, memenuhi kebutuhan gizi, serta memberikan stimulasi pendidikan yang tepat sejak dini.
“Melalui semangat “Mari Bersinergi Melatih Bersama Mewujudkan Anakku Sehat, Anakku Cerdas,” sehingga tercipta kolaborasi yang semakin kuat antarinstansi, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” harapnya.















