Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Aksi begal akhir-akhir ini mulai meresahkan masyarakat terutama pengguna jalan. Seperti yang dialami oleh salah seorang kurir Shopee Express bernama Deni Arbana (31) warga Jl. Sosial, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.
Korban diduga dibegal oleh empat pelaku yang menyebabkan korban menderita luka-luka dan kehilangan uang hasil tagihan Cash On Delivery (COD) sebesar Rp5.670.554, di Jl. Desa Alai Selatan – Sungai Duren, Desa Alai Selatan, Kecamatam Lembak, Kabupaten Muara Enim, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Senin (10/8/2026), kejadian tersebut bermula pada hari Minggu tanggal 2 Agustus 2026 sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, Korban atas nama Deni Arbana selaku kurir Shopee Express tengah mengendarai mobil operasional Daihatsu Grandmax warna Putih dengan Nopol BG 9864 TCQ baru pulang dari mengantar paket sistem COD (Cash On Delivery) di wilayah Desa Sungai Duren, Kecamatan Lembak, Kabuoaten Muara Enim. Saat itu Korban pulang mengarah ke simpang Desa Alai, tak lama kemudian Korban diduga diikuti 4 orang Pelaku tidak dikenal berboncengan mengendarai 2 unit sepeda motor. Lalu 2 unit sepeda motor tersebut memepet mobil operasional yang Korban kendarai dengan cara 1 unit sepeda motor langsung memotong dan berhenti tepat di depan mobil Korban sehingga Korban reflek membanting stir ke kiri dan kendaraan yang Korban kendarai masuk ke dalam siring, sedangkan 1 unit sepeda motor lagi berhenti di sebelah kanan mobil Korban.
Lalu 2 orang yang dibonceng turun dari sepeda motor, kemudian orang yang dibonceng pada sepeda motor yang berada di depan mobil langsung membuka pintu bagian sopir. Setelah dua Pelaku yang turun dari sepeda motor langsung menarik tas selempang yang Korban pakai sehingga Korban keluar dari mobil, dan pelaku lainnya memegangi tangan kiri Korban. Saat itu, Korban sempat melawan dengan mempertahankan tas selempang miliknya dan Korban berusaha memukul salah satu Pelaku dengan tangannya namun tidak kena, namun dibalas oleh Pelaku dan mengenai bibir kanan Korban sebanyak 1 kali, sedangkan Pelaku lainnya menendang perut Korban sebanyak 1 kali sehingga Korban terduduk dan tas selempang Korban yang berisi uang dari penagihan sistem COD sebesar Rp 5.670.554,- tadi terlepas hingga berhasil dibawa kabur oleh pelaku.
Setelah itu keempat pelaku melarikan diri dengan masuk ke dalam kebun karet. Dan Korban dalam kondisi terluka langsung mengambil hp nya dalam dashboard dan menghubungi rekannya sesama kurir Shopee Express atas nama Raju yang beralamat di Desa Alai untuk meminta bantuan. Atas kejadian tersebut Korban mengalami luka di kening, bibir, dan tangan kiri dan menderita
kerugian uang Rp 5.670.554.
Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim AKP M Andrian, membenarkan adanya laporan tersebut dari pihak Korban. Dan atas laporan tersebut tentu pihaknya akan memulai proses penyelidikan.
“Korban baru hari ini buat laporan. Korban memang pernah datang dua kali kekantor, tetapi belum mau buat laporan karena terkendala dengan pihak vendor dari shopee ekspresnya, setelah kita jelaskan kepada korban terkait masalah ini sudah viral barulah mereka mau buat laporan,” jelas Kasat Reskrim.
Atas kejadian tersebut, lanjut Kasat Reskrim, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu-ragu melaporkan apapun bentuk dari aksi tindak pidana karena lebih cepat itu lebih baik sehingga cepat ditangani.
Seperti diberitakan bahwa beredar kabar dugaan pembegalan di wilayah Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Dugaan aksi kejahatan itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @palembang_jurnalis pada Senin (10/8/2026). Dalam unggahan tersebut, disebutkan kurir ekspedisi itu bernama Deni.


















