Hotspot BRIN Terdeteksi, Polsek Rambang Niru Temukan Lahan Sawah Terbakar

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM- Menindaklanjuti informasi hotspot BRIN yang terdeteksi melalui satelit NOAA-20, jajaran Polsek Rambang Niru bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke titik nol di wilayah Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Senin (14/9/2026).

Informasi hotspot terdeteksi pada pukul 13.52.47 WIB dengan tingkat kepercayaan medium, langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan oleh personel Polsek Rambang Niru yang ternyata adalah lahan persawahan terbakar. Pengecekan dilakukan oleh Aiptu Ardi, Brigpol Dewa, Brigpol Romi, bersama warga bernama Anis.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rambang Niru Iptu Bambang SH MH, mengatakan bahwa hasil pengecekan di titik koordinat Latitude -3.41421, Longitude 104.06741, ditemukan lahan sawah yang terbakar dan sudah tidak dikelola.

“Personel langsung mendatangi titik nol untuk memastikan kondisi di lapangan serta melakukan dokumentasi sebagai bahan laporan dan tindak lanjut,” ujar Kapolsek Rambang Niru.

Lanjut Kapolsek, dari hasil pemeriksaan dilapangan ternyata lahan yang terbakar berada di sekitar area persawahan milik beberapa warga yang kondisinya sudah tidak dikelola lagi. Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menegaskan bahwa jajaran Polres Muara Enim terus melakukan pemantauan dan pengecekan setiap informasi hotspot sebagai langkah cepat mencegah meluasnya kebakaran.

“Setiap informasi hotspot menjadi perhatian kami. Kami mengajak masyarakat segera melaporkan apabila melihat adanya titik api dan bersama-sama mencegah Karhutla, terutama di tengah kondisi kemarau,” ungkapnya.

Polri berharap, dengan bergerak cepat dari data satelit menuju titik nol, bisa melakukan deteksi dini sehingga jika ada Karhutla bisa segera ditanggulangi. Pengecekan lapangan ini tentu harus didukung oleh semua elemen masyarakat untuk menjadi kunci mencegah Karhutla meluas, pungkas Kasi Humas.