Percepatan 4 Flyover Muara Enim: Lahan Digarap, Target Selesai Desember 2027

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Hj. Sumarni, M.Si., memaparkan secara rinci progres percepatan pembangunan empat jembatan layang (flyover) dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, di Griya Agung Palembang, Kamis (8/10). Pertemuan tersebut digelar guna memastikan kesiapan lahan serta kelancaran Dokumen Persiapan Pengadaan Tanah (DPPT) pada titik-titik perlintasan sebidang kereta api di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Dalam pemaparannya, Sumarni menjelaskan perkembangan pembangunan Flyover Ujan Mas (JPL 111) dan Flyover Gunung Megang 1 (JPL 104) telah menunjukkan kemajuan signifikan, di mana tahapan finalisasi serta penyelesaian DPPT masing-masing ditangani oleh PT KAI. Sementara itu, untuk Flyover Gunung Megang 2 (JPL 106) saat ini masih menunggu kesepakatan antara PT KAI dan asosiasi pengusaha batubara, serta Flyover Simpang Belimbing (JPL 99) dalam tahap penunjukan konsultan penyusun DPPT oleh PT Bukit Asam.

Rapat turut melibatkan jajaran pimpinan PT KAI, PT Bukit Asam, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), ATR/BPN, hingga konsortium pengusaha batubara Sumatera Selatan. Pelibatan lintas sektor tersebut dilakukan untuk menyelaraskan langkah serta mempercepat sinergitas antara pemerintah daerah, badan usaha milik negara, dan pihak swasta dalam penyediaan infrastruktur transportasi publik.

Sumarni menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Selatan beserta seluruh BUMN dan konsorsium pengusaha yang terus berkomitmen mendukung percepatan proyek vital ini. Menurutnya, kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama agar kendala administratif dan teknis di lapangan dapat terselesaikan dengan cepat.

Dirinya berharap agar seluruh proses penyusunan DPPT dan pembebasan lahan dapat tuntas sesuai target, sehingga pengerjaan fisik empat flyover tersebut dapat segera dimulai dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Desember 2027. Kehadiran infrastruktur ini dinilai sangat mendesak demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurai kemacetan akibat tingginya frekuensi perlintasan kereta api logistic di Bumi Serasan Sekundang.

Sementara Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan keberhasilan percepatan pembangunan infrastruktur ini sangat bergantung pada kerja kolaboratif seluruh pihak. Ia menekankan agar penyelesaian berkas administrasi dan DPPT dapat segera dituntaskan secara cermat dan tepat tanpa menghambat operasional di lapangan, sehingga solusi permanen atas permasalahan kemacetan perlintasan kereta api di Muara Enim dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *