Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim terus mendorong pengembangan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan produksi dan pemasaran produk unggulan SAPENA Bakery.
Bahkan untuk mendukung pemasaran petugas Staf Kegiatan Kerja (Giatja) melaksanakan pengantaran pesanan produk SAPENA Bakery bagi intansi yang memesan.
“Alhamdulilah, hari ini, kita dapat pesanan dari Dinas Sosial 85 box dan DPRD Kabupaten Muara Enim sebanyak 80 box, sehingga total pesanan yang berhasil diantarkan mencapai 165 box,” ujar Kalapas Muara Enim Auliya Zulfahmi, Kamis (15/10/2026).
Menurut Auliya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Muara Enim dalam mengembangkan produktivitas kegiatan kerja, sekaligus memperluas pemasaran produk hasil pembinaan. Melalui SAPENA Bakery, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan di bidang pengolahan dan produksi roti serta memperoleh pengalaman dalam proses pemasaran dan pemenuhan pesanan konsumen.
Lanjut Kalapas, pihaknya akan terus mendorong agar program pembinaan kemandirian dapat berjalan secara produktif dan berkelanjutan. Pengembangan SAPENA Bakery diharapkan tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan bagi warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Muara Enim dalam mendukung pembinaan yang berorientasi pada keterampilan, produktivitas, dan kemandirian warga binaan.
Melalui pengembangan SAPENA Bakery secara berkesinambungan, Lapas Muara Enim berharap produk hasil kegiatan kerja warga binaan semakin dikenal dan mampu meningkatkan nilai ekonomi, sekaligus mendukung terwujudnya pembinaan Pemasyarakatan yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat, ujarnya

















