Dispusip Muara Enim Keluhkan Masih Byar Pyet Kekurangan Beban Daya Listirik

Lentera-PENDIDIKAN.com, MUARA ENIM-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Muara Enim keluhkan terhadap lambannya pelayanan oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Muara Enim. Pasalnya, meski Pemkab Muara Enim telah lunas membayar biaya penambahan beban daya listrik namun hingga sampai saat ini belum juga kunjung dilakukan penambahan daya listrik sehingga sangat menganggu aktivitas perkantoran dan pelayanan serta sangat rawan merusak peralatan elektronik perkantoran.

“Sudah, berulangkali kali kami menyurati maupun menghubungi baik secara pribadi dari bulan Juni 2026 sampai sekarang, setiap dihubungi selalu tidak dapat di hubungi pihak PLN Muara Enim, padahal segala administrasi telah kami penuhi seperti membayar Rp 60 juta untuk administrasi biaya penambahan beban daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim namun hingga sampai saat ini belum juga kunjung dilakukan penambahan daya listriknya,” tegas Kepala Dinas Dispusi H Syofyan Aripanca melalui Sekretaris Dispusip Muara Enim H Rahmat Noviar, Jumat, (16/10/2026).

Menurut Rahmat, akibat kurangnya beban daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim, kini kantor Dispusip Muara Enim sering dilanda padam nya listrik setiap hari yang mengakibatkan sangat menganggu seluruh pelayanan publik di kantor Dispusip Muara Enim bahkan nyaris tidak dapat beroperasi secara optimal.

“Sangat terganggu sekali akibat sering padam listrik ini, akibatnya seluruh pelayanan kami di kantor Dsipusip ni terganggu disebabkan rendahnya tegangan daya listrik ini karena nyaris hampir setiap hari, setiap jam, listrik di kantor kami ini down (turun) mati secara tiba-tiba,” kata Rahmat Noviar.
Rahmat Noviar menjelaskan, dengan sering terjadi nya padam listrik secara tiba tiba setiap hari di kantor Dsipusip Muara Enim di khawatirkan juga akan berdampak terhadap seluruh elektronik milik aset Pemda di kantor Dispusip Muara Enim akibat sering terjadinya padam listrik tersebut, karena dapat menimbulkan kerusakan terhadap elektronik disebabkan seringnya padam listrik di gedung kantor Dispusip Muara Enim.

Lebih jauh, Rahmat Noviar juga menjelaskan bahwa pada saat ini seluruh kegiatan aktivitas di kantor Dispusip Muara Enim jajaran nya masih bergantung menggunakan listrik meteran token listrik milik pihak ketiga rekanan (vendor) yang melakukan pengerjaan pembangunan Gedung kantor Dispusip Muara Enim dahulu sehingga pihaknya sangat terbebani, karena meteran token listrik tersebut bukan milik aset Pemkab Muara Enim karena milik pribadi dan terpaksa harus tetap mengisi ulang pulsa token listrik dengan uang pribadi untuk aktivitas kantor Dispusip Muara Enim.

Selain itu juga, tambah Rahmat, gedung baru Dispusip ini dalam waktu dekat akan segera di resmikan oleh Pemkab Muara Enim dengan bertepatan HUT Kabupaten Muara Enim di bulan November 2026 ini yang akan digunakan selain kantor kedinasan juga fasilitas rumah baca bagi masyarakat.

“Kalau pihak PLN masih belum kunjung untuk melakukan penambahan daya tegangan listrik, mungkin kami akan kembali lagi berkantor di kantor gedung lama. Jadi kami minta maaf kepada masyarakat terutama pelajar nanti belum bisa mengunjungi pada fasilitas rumah baca yang kami sediakan ini,” urainya.

Sementara itu, Salsabila (15) pelajar sekolah di Muara Enim menuturkan dirinya sangat senang dengan adanya gedung baru Dispusip Muara Enim yang telah dibangun oleh Pemkab Muara Enim sebagai fasilitas rumah baca untuk masyarakat. Namun, kendati demikian ia juga menyayangkan pada gedung Dispusip Muara Enim yang baru tersebut masih banyak kurangan pada fasilitasnya terutama kurangnya daya listrik sehingga sangat menganggu ketika sedang belajar atau membaca di Gedung Dispusip Muara Enim.

“Sayang sekali, padahal gedung semegah ini, kami tidak bisa berlama lama karena panas di dalamnya, sebab AC dan lampu mati karena listriknya tidak tertarik, sangat sayang sekali padahal ada keinginan setiap akhir pekan libur sekolah ingin berkunjung di rumah baca gedung bersama kawan-kawan nantinya,” tukasnya.

Terpisah, manajer ULP PLN Muara Enim-Lahat Agus Priyanto di konfirmasi mengatakan, membenarkan adanya belum dilaksanakan pengerjaan panambahan daya listrik di Gedung DPK Muara Enim dikarenakan terkendala ada hambatan teknis belum tersedianya material Trafo di Gudang untuk gedung kantor Dispusip Muara Enim.

Namun, ia berjanji jajarannya akan berupaya secepatnya akan melakukan pengerjaan pemasangan trafo penambah beban daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim.

“InsyaAllah awal bulan depan, sebelum HUT Kabupaten Muara Enim untuk penambahan daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim kami pastikan sudah sudah terpasang, mohon bersabar untuk saat ini,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *