8 Hektar Lahan Gambut, 2 Hektar Mineral Terbakar

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dari Januari hingga Agustus 2025, tercatat seluas 10 hektar yang berada dilokasi berbeda terbakar. Diantaranya, adalah 8 hektar luasan lahan gambut dan 2 hektar mineral.

Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim H Abdurrozieq Putra ST MT, mengatakan, Minggu (10/8/2025), bahwa terhitung dalam kurun waktu mulai dari bulan Januari hingga Agustus 2025, sudah tercatat seluas 10 hektar yang terbakar dilokasi berbeda. Dimana diantaranya, 8 hektar luasan lahan gambut terbakar terjadi di wilayah Kecamatan Sungai Rotan dan 2 hekter terjadi di lahan mineral.

“Meski ada kejadian lahan yang terbakar, namun semuanya masih bisa diatasi. Hal ini atas bantuannpantauan satelit dan saat ini kita (Muara Enim, red) zero hotspot,” ujarnya.

Dengan kondisi saat ini, lanjutnya, berdasarkan MBKG sebenarnya wikayah Kabupaten Muara Enim masih dalam kondisi kemarau. Oleh kerena itu, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati menggunakan api baik itu dilahan maupun dipemukiman, karena jika sampai terbakar tentu akan sulit memadamkannya sebab semuanya kering.

“Karena di lahan gambut dan lahan sangat kering, apabila ada bara api putung rokok saja akan menyebabkan terjadi kebakaran lahan dan hutan,” tutupnya

Kemudian, pihaknya menghimbau kepada masyarakat terutama petani untuk tidak membuka ladang dengan cara membakar sebab sangat berbahaya dan berpotensi menjadi Karhutlah. Dan jika masih dilakukan tentu akan ada sanksi pidananya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *