Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dengan adanya penemuan cadangan baru Minyak dan gas dari pengeboran Sumur Sungai Anggur Selatan-2 (SAS-2) di Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Pemkab Muara Enim sangat apresiasi dan menyambut baik.
“Kami tentu sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas temuan Migas baru tersebut,” ujar Bupati Muara Enim Edison SH MHum didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim Andi Hartono SE, Senin (15/9/2025).
Menurut Edison, bahwa Kabupaten Muara Enim patut bersyukur sebab dengan penemuan tersebut ini membuktikan jika Kabupaten Muara Enim tersebut memang salah satu daerah yang kaya dan dianugerahi SDA yang melimpah. Dan ini mudah-mudahan akan berdampak positif baik bagi Pemkab Muara Enim maupun masyarakat terutama yang berada di ring I produksi Migas tersebut.
Lanjut Bupati, selain menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada PT. Pertamina, SKK Migas, PT Sele Raya Belida dan pihak terkait atas penemuan cadangan baru Minyak dan gas dari pengeboran Sumur Sungai Anggur Selatan 1 dan 2 (SAS-1 & SAS-2) di Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, tentu akan dampak lainnya seperti untuk perekonomian masyarakat, tenaga kerja dan sebagainya sehingga kedepan bisa meningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Muara Enim serta mendukung ketahanan energi nasional.
“Penemuan tersebut kita tahu dari pemberitaan, mudah-mudahan kedepan ada koordinasi pihak terkait dengan Pemkab Muara Enim. Kita berharap dengan banyaknya temuan Migas di Muara Enim dan bisa berdampak dengan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muara Enim,” harapnya.
Seperti diketahui, bahwa PT Sele Raya Belida, operator di Wilayah Kerja (WK) Belida, kembali menemukan cadangan Minyak dan Gas Baru di Muara Enim. Dimana sumur minyak baru ini ditargetkan bisa berproduksi pada kuartal IV 2025 dengan proyeksi 3.856 barrel minyak per hari dan 3,257 MMSCFD gas.
Dan sebelumnya, pada tahun 2022 juga telah menemukan migas di Sumur Sungai Anggur Selatan-1 (SAS-1), dan berhasil menemukan cadangan baru dari pengeboran Sumur Sungai Anggur Selatan-2 (SAS-2) yang diselesaikan pada Agustus 2025. Dengan penemuan cadangan baru ini bisa mempercepat target produksi 1 juta barrel minyak per hari dan 12 BSCFD gas pada 2030.











