Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda Sumatera Selatan mengusut tuntas dugaan pengeroyokan terhadap mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung dan insan pers dalam peristiwa kericuhan di lingkungan Mapolda Sumatera Selatan.

Lebri menilai, dugaan kekerasan tersebut harus menjadi perhatian serius dan ditangani secara profesional, transparan, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pengusutan diperlukan untuk mengungkap kronologi kejadian, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta memberikan kepastian hukum bagi para korban, Rabu 14 Oktober 2026.

Menurut Lebri, mahasiswa dan insan pers memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi. Mahasiswa menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan aspirasi, sementara insan pers bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Oleh karena itu, dugaan tindakan kekerasan terhadap mahasiswa maupun wartawan harus diusut secara menyeluruh. Setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebri juga mendesak agar proses penanganan perkara dilakukan secara objektif dan tanpa tebang pilih. Perlindungan terhadap korban, pengumpulan bukti, serta pemeriksaan saksi harus menjadi bagian penting dalam mengungkap fakta secara utuh.

Ia berharap Kapolda Sumatera Selatan memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dan memastikan proses hukum berjalan hingga tuntas demi menjaga kepastian hukum, kebebasan pers, serta hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *