Lentera-PENDIDIKAN.com,JAKARTA–Gelombang baru kebangkitan olahraga sepakbola mini dan sepak bola tujuh sisi di Indonesia bergulir dengan dahsyat. Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) induk organisasi yang telah diakui secara sah dan resmi menjadi anggota penuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat secara resmi menyambut keanggotaan Federasi Sepak Bola 7 Indonesia (FA7 Indonesia) di bawah naungan besar KSMI. Langkah bersejarah ini menandai penyatuan visi, kekuatan, dan semangat juang untuk mengukir prestasi gemilang, baik di kancah nasional maupun di panggung dunia.
Di bawah payung persatuan ini, KSMI juga menegaskan status barunya sebagai anggota resmi Federasi Sepak Bola 7 Internasional (IFA7) yang berpusat di Calgary, Kanada, di bawah pimpinan Presiden David Daniel Balcorta sebuah lembaga internasional. Menggantikan yang sebelumnya bernama Federasi Sepak Bola Mini Internasional (IMF). Keanggotaan ini membuka gerbang luas bagi Indonesia untuk bersaing setara di level tertinggi dunia.
Presiden Federasi Sepak Bola 7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, S.P. secara tegas menyatakan bahwa langkah bergabungnya FA7 Indonesia ke dalam KSMI bukanlah sekadar aliansi biasa, melainkan persaudaraan kekuatan yang lahir dari kesamaan tujuan luhur membangun kejayaan cabang olahraga sepakbola mini dan sepak bola tujuh sisi di Indonesia, serta mengantar nama harum bangsa ke puncak prestasi internasional.
“Kami meyakini sepenuhnya bahwa di bawah naungan KSMI yang telah memiliki landasan hukum kokoh, jaringan luas, dan visi yang jauh ke depan, FA7 Indonesia dapat berkembang jauh lebih pesat. Kami memiliki darah yang sama: semangat menciptakan atlet-atlet tangguh, mengharumkan nama bangsa, dan menjadikan Indonesia sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di peta sepakbola mini dunia. Inilah rumah yang tepat bagi kami untuk tumbuh, berkarya, dan berjuang bersama,” tegas Bambang Pramukantoro.
Bambang yang juga mantan Ketua Umum PSSI Provinsi Jawa Timur ini membawa pengalaman luas dan semangat juang yang membara. Ia menegaskan bahwa penyatuan ini menjadi landasan kokoh bagi Indonesia untuk menghentak panggung sepak bola 7 sisi dunia.
Menyambut kehadiran FA7 Indonesia dengan tangan terbuka lebar, Ketua Umum KSMI, Dr. Yan Mulai Abidin, SE., M.Sc. menyebutkan bahwa momen ini adalah kado terindah dan kekuatan tambahan yang luar biasa bagi perjalanan organisasi yang ia pimpin.
“Kehadiran Bapak Raden Bambang Pramukantoro beserta seluruh jajaran dan potensi besar FA7 Indonesia bukan sekadar menambah barisan, melainkan melipatgandakan kekuatan, semangat, dan kapasitas kita. Kami melihat di dalam FA7 Indonesia memiliki visi yang sejalan, api semangat yang sama, dan tekad baja untuk membawa olahraga ini melesat tinggi. Ini adalah langkah strategis yang meneguhkan posisi KSMI sebagai wadah tunggal yang sah, kuat, dan solid dalam menaungi seluruh potensi sepakbola mini di tanah air. Bersama FA7 Indonesia, kami yakin cita-cita menjadikan Indonesia raksasa sepakbola mini Asia bahkan Dunia bukan lagi mimpi, melainkan target nyata yang akan segera kita wujudkan,” ujar Dr. Yan Mulai Abidin dengan nada penuh optimisme dan kebanggaan.
Lebih jauh ia menegaskan bahwa transformasi KSMI menjadi anggota resmi IFA7 yang berpusat di Calgary, Kanada, merupakan bukti nyata pengakuan dunia terhadap kematangan organisasi Indonesia. “Di bawah bimbingan Presiden IFA7, David Daniel Balcorta, kita kini memiliki panggung yang sah untuk beradu kekuatan dengan negara-negara besar,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KSMI, Daeng Supriyanto, SH., MH. turut menyambut hangat langkah bersejarah ini. Menurutnya, bergabungnya FA7 Indonesia adalah bukti nyata bahwa KSMI semakin kokoh dan diakui sebagai satu-satunya wadah yang sah dan mampu menampung seluruh potensi olahraga sepakbola mini di Indonesia.
“Kehadiran FA7 Indonesia melengkapi ekosistem pembinaan yang kita bangun. Hal ini sekaligus menjawab segala keraguan dan membantah segala upaya yang berusaha memecah belah persatuan. Semakin banyak elemen yang bergabung ke dalam barisan KSMI, semakin nyata terbukti bahwa organisasi ini adalah rumah yang sah, terpercaya, dan mampu membawa seluruh komponen menuju kejayaan. Kami sangat mengapresiasi langkah visioner Bapak Bambang Pramukantoro yang memilih bersatu daripada berjalan sendiri – karena persatuan inilah kunci kekuatan kita,” tegas Daeng Supriyanto.

















