Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Pemerintah Kabupaten Muara Enim tengah menyiapkan sentra Pasar Buah terpadu yang berlokasi di eks lahan sekolah YPL. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan pedagang kaki lima (PKL), khususnya pedagang buah yang selama ini berjualan di sepanjang Jalan Sudirman.
Bupati Muara Enim H. Edison mengatakan, rencana tersebut muncul sebagai tindak lanjut dari aspirasi para pedagang buah yang disampaikan melalui media sosial. Pemerintah daerah kemudian merespons dengan meninjau langsung lokasi yang dinilai strategis untuk dijadikan pusat aktivitas perdagangan buah.
“Ada usulan dari pedagang buah kepada saya melalui media sosial. Kita siapkan lokasi eks YPL ini untuk menjadi sentra pasar buah,” ujar Edison, Kamis 23 April 2026.
Edison menjelaskan, para pedagang buah yang saat ini berjualan di bahu jalan akan ditertibkan dan dipusatkan di satu kawasan yang telah disiapkan. Dengan begitu, selain menciptakan ketertiban dan keindahan kota, keberadaan sentra pasar buah juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat.
“Pedagang buah di Jalan Sudirman akan kita tertibkan dan kita kumpulkan di satu tempat. Jadi nantinya ada kawasan khusus untuk berjualan buah,” jelasnya.
Menurut Edison, konsep yang diusung adalah kawasan tematik, sehingga memudahkan masyarakat dalam mencari kebutuhan buah-buahan tanpa harus berpindah-pindah lokasi.
“Kalau masyarakat ingin belanja buah, sudah ada tempatnya. Terpusat dan tematik,” tambahnya.
Melalui rencana ini, Pemkab Muara Enim berharap penataan PKL dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pedagang dengan menyediakan lokasi usaha yang lebih tertata dan representatif.












