Pemkab Muara Enim Dorong Perempuan Mandiri dan Berdaya Saing Lewat Pelatihan Makeup Profesional

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM- Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya kaum perempuan, melalui berbagai program pemberdayaan.Salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan Keterampilan Makeup Profesional (Beauty Education and Professional Makeup Workshop) bagi Murid Program Kesetaraan Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Kabupaten Layak Anak (KLA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Muara Enim, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum. yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Muara Enim Drs. H. Risman Effendi dan dihadiri Kepala DPPPA Kabupaten Muara Enim H. Husin Aswadi, S.E., M.M, Manager PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam Fachmi Wibowo, OPD terkait, para undangan dan peserta pelatihan.
Selain pembukaan pelatihan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan orang tua asuh bagi penderita stunting sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan anak di Kabupaten Muara Enim.

Asisten Administrasi Umum Setda Muara Enim Drs. H. Risman Effendi mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Muara Enim dengan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Lanjut Risman, bahwa pendidikan merupakan hak fundamental setiap warga negara tanpa memandang gender. Namun, dalam praktiknya masih banyak perempuan yang menghadapi hambatan sosial dan ekonomi sehingga tidak dapat menyelesaikan pendidikan formal. Untuk itu, program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C telah menjadi solusi alternatif dalam menuntaskan wajib belajar. Akan tetapi, ijazah kesetaraan saja belum cukup untuk menjamin perempuan mampu bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, diperlukan intervensi nyata melalui pelatihan keterampilan yang dapat meningkatkan daya saing ekonomi perempuan.

“Masih banyak perempuan peserta program kesetaraan yang minim keterampilan praktis. Tanpa keahlian khusus, mereka rentan terjebak dalam kemiskinan struktural,” ungkap Risman.

Risman menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim berkomitmen menekan ketimpangan pendidikan dan ekonomi melalui sinergi antara pendidikan nonformal dan pelatihan kerja. Langkah tersebut bertujuan mencetak perempuan yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

“Saya sangat mengapresiasi peran dunia usaha yang turut mendukung upaya pemberdayaan masyarakat melalui program CSR,” ujarnya.
Menurutnya, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam telah menunjukkan komitmen nyata dengan berinvestasi pada pelatihan keterampilan perempuan yang berdampak sosial berkelanjutan.

Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha seperti ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pemberdayaan masyarakat. Sampai saat ini, papar Risman, capaian pembangunan gender di Kabupaten Muara Enim yang terus menunjukkan tren positif. Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tercatat mengalami penurunan dari 0,564 pada 2021 menjadi 0,539 pada 2025. Sementara Indeks Pembangunan Gender (IPG) meningkat dari 89,67 pada 2021 menjadi 91,75 pada 2025.

Pemerintah Kabupaten Muara Enim, lanjutnya, terus berupaya menekan kesenjangan gender melalui berbagai kebijakan strategis, seperti penerbitan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengarusutamaan Gender, pelaksanaan bimbingan teknis perencanaan dan penganggaran responsif gender, inovasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi dan pelatihan keterampilan bagi perempuan.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Muara Enim juga menyampaikan apresiasi kepada PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam yang telah mendukung berbagai program pemerintah, termasuk pelatihan keterampilan perempuan dan program penanganan stunting melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Muara Enim.
Sementara itu, Kepala DPPPA Kabupaten Muara Enim H. Husin Aswadi, S.E., M.M. menjelaskan bahwa, pelatihan ini bertujuan mencetak perempuan yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing, sekaligus memberdayakan perempuan yang sedang menempuh program pendidikan kesetaraan. Ia mengatakan, kegiatan tersebut sepenuhnya dibiayai melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam.

“Sinergi antara Pemerintah Daerah dan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam selama ini telah berjalan dengan baik. Bahkan pada tahun sebelumnya juga telah memberikan dukungan dalam program pembangunan kesetaraan gender, khususnya pemberdayaan siswa disabilitas,” jelas Husin.

Dijelaskan Husin, bahwa pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Juni 2026, diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai unsur, yakni 23 murid program kesetaraan, perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) 4 orang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) 2 orang, Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim 2 orang, Srikandi PLN Nusantara Power 6 orang, serta PPPK Kabupaten Muara Enim dan desa 3 orang.

Adapun narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut berasal dari praktisi kecantikan dan unsur pemerintah, yakni Elisyah Soegiarti dan Shinta Dea Aulia selaku Beauty Promotor PT Paragon Corp Palembang, serta Rodiah, A.Md.Kep., SKM., M.M., Kabid Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan DPPPA Kabupaten Muara Enim.

Melalui pelatihan ini, sambung Husin, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan di bidang tata rias profesional, tetapi juga mampu mengembangkan usaha mandiri yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Manager PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam Fachmi Wibowo, menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen mendukung program-program pemberdayaan perempuan di Kabupaten Muara Enim melalui berbagai kegiatan yang berkelanjutan. Sebab peningkatan kapasitas dan keterampilan perempuan merupakan investasi sosial yang penting dalam mendorong kesejahteraan keluarga dan pembangunan daerah.

“PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Bukit Asam akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam melaksanakan program-program pemberdayaan perempuan. Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan perempuan dalam berwirausaha sehingga mampu menambah pendapatan keluarga, sekaligus mendukung terwujudnya kesetaraan gender yang lebih baik di Kabupaten Muara Enim,” ujar Fachmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *