Kolaborasi Lintas Sektoral di Lapas Muara Enim: Sukseskan Rehabilitasi Narkotika Sekaligus Promosikan Sapena Bakery

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Wujud nyata komitmen dalam memperkuat rehabilitasi dan pemberdayaan warga binaan kembali ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim. Melalui langkah sinergi dan kolaborasi strategis bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muara Enim serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Muara Enim, Lapas Muara Enim terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian dan program keterampilan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus narkotika, Rabu (5/8).

Kegiatan penting ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Muara Enim, Auliya Zulfahmi, bersama Kepala BNNK Muara Enim, AKBP Erlangga, serta jajaran pimpinan Baznas Muara Enim. Turut hadir pula dalam kesempatan tersebut Pimpinan Yayasan Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Muara Enim yang memberikan dukungan penuh terhadap program rehabilitasi sosial dan pencegahan narkoba di dalam lapas.

Saat dikonfirmasi tim humas, Kalapas Auliya Zulfahmi menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektoral ini merupakan kunci utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika sekaligus membekali warga binaan agar memiliki kemandirian secara ekonomi setelah mereka selesai menjalani masa pidana.
“Sinergi antara Lapas, BNNK, dan Baznas ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan pembinaan yang holistik. Kami ingin memastikan warga binaan narkotika mendapatkan pemulihan mental yang kuat dari BNNK, dukungan moril serta spiritual dari Baznas, serta keahlian kerja yang nyata dari program pembinaan kemandirian lapas,” ujar Auliya Zulfahmi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BNNK Muara Enim, AKBP Erlangga, mengapresiasi langkah progresif yang diambil oleh Lapas Muara Enim. Menurutnya, pendekatan pembinaan yang humanis dan produktif terbukti efektif dalam menekan tingkat kekambuhan (relapse) para mantan pecandu narkoba ketika kembali ke tengah masyarakat.

Promosi Produk Unggulan “Sapena Bakery”
Sebagai bagian dari rangkaian acara, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan promosi produk unggulan hasil karya warga binaan, yakni Sapena Bakery (Sarana Pembinaan Narapidana). Kehadiran Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Muara Enim, Anton Sandrayadi, turut memperkuat pemaparan terkait progres dan pencapaian program pelatihan kerja di lapas.

Sapena Bakery menampilkan berbagai produk roti dan kue berkualitas tinggi yang diproduksi secara higienis oleh para warga binaan di bawah pengawasan langsung petugas pembinaan kemandirian.

Para tamu undangan yang hadir, termasuk jajaran BNNK, Baznas, dan Yayasan GANN, berkesempatan mencicipi serta memuji cita rasa produk buatan warga binaan tersebut.

Dengan adanya sinergi yang solid ini, Lapas Muara Enim optimis program pembinaan bagi warga binaan narkotika tidak hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tetapi benar-benar bertransformasi menjadi lembaga pemasyarakatan yang edukatif, produktif, dan siap mengantarkan warga binaan kembali menjadi warga negara yang berguna bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *