Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Untuk mengisi jabatan tinggi Pratama yang kosong, Bupati Muara Enim H Edison SH MHum melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Tinggi Pratama dilingkungan Pemkab Muara Enim sebanyak 7 orang di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Muara Enim, Selasa (16/9/2025).
Adapun nama ke-7 Pejabat Tinggi Pratama tersebut yakni Inspektur Kabupaten Muara Enim Fera Sari, S.H., M.H., Pembina Utama Muda (IV/c), yang Sekretaris Inspektorat Muara Enim, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Arman Sarijaya, S.H., M.Si., Pembina Tk. I (IV/b) sebelumnya Camat Rambang, Kepala Dinas Perikanan Dr. Fredy Febriansyah, S.STP., M.Si., Pembina Tk. I (IV/b), Camat Rambang Niru, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Eddy Irson, S.T., M.Si., Pembina Tk. I (IV/b), Sekretaris Dinas Perdagangan. Kemudian, Direktur RSUD dr. H.M. Rabain Muara Enim Selamat Oku Asmana, SKM., M.Kes., Pembina Tk. I (IV/b) sebelumnya menjabat Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan RSUD dr. H.M. Rabain Muara Enim, Sekretaris DPRD Kabupaten Muara Enim Drs. Edi Susanto, M.M., Pembina Tk. I (IV/b) dari Camat Lawang Kidul, dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kandar Budizon, S.Kom., M.M., Pembina Tk. I (IV/b) sebelumnya menjabat sebagai Kabag Kerjasama Sekretariat Kabupaten Muara Enim.
Sedangkan dua jabatan lainnya yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, yang sebelumnya serentak lelangnya dengan 7 jabatan tinggi Pratama lainnya belum dilakukan pelantikan dengan berbagai pertimbangan.
Dalam kegiatan pelantikan pejabat tinggi pratama tersebut, juga dihadiri Wakil Bupati Muara Enim Ir Hj Sumarni MSi, Forkopimda plus, para pejabat OPD, organisasi wanita, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan para undangan. Bupati Muara Enim Edison mengatakan bahwa dalam dunia birokrasi mutasi dan promosi bahkan demosi sudah merupakan hal yang biasa. Promosi berarti ada penghargaan dari atasan begitupun sebaliknya.
“Mohon maaf dalam dunia birokrasi hal itu biasa saja terjadi suatu saat kita dipromosikan dimutasikan atau bahkan ada kebijakan lain,” ujar Edison.
Lanjut Edison, bahwa untuk pejabat yang baru dilantik paling tidak ada tiga hal yang harus ingat yakni ingat kepada Allah SWT dengan cara selalu bersyukur, Ingat atas pengabdian kepada masyarakat tapi jangan melupakan keluarga, dan terakhir ingat loyalitas dengan pimpinan.
Ketika ditanya masalah dua jabatan yang masih kosong namun sudah dilelang, Edison mengatakan bahwa sampai saat ini masih dalam proses dan jika sudah selesai tentu akan dilantik juga.
Lebih lanjut Edison berpesan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Muara Enim, untuk tidak alergi terhadap wartawan dan LSM serta selalu membuka diri dan bekerjasama dengan instansi lain.
“Saya tidak mau lagi mendengar pengaduan bahwa ada pejabat yang selalu menghindar atau tidak mau berkomunikasi,” tegas orang nomor satu dibumi Serasan Sekundang ini.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Pemkab Muara Enim telah melakukan Seleksi JPTP Pemkab Muara Enim untuk 9 jabatan yang kosong. Dari 49 yang ikut ternyata tinggal 27 orang yang dipilih, dimana setiap jabatan dipilih tiga besar. Dan akhirnya, dilakukan pelantikan namun hanya tujuh jabatan sedangkan dua jabatan masih dalam proses dan pertimbangan lebih lanjut.












