Kasus siswa SMK Yang tidak mampu membayar SPP Rp100ribu, karena orang tuanya yang miskin mendapat perhatian semua pihak. Banyak yang menilai, seharusnya pihak sekolah mengutamakan siswi tersebut dan dan mengurus kartu Indonesia Pintar yang dimilikinya hingga bebas biaya sekolah.
Pengamat Pendidikan Sumsel, Dr. Tarekh Rasyid menilai, jika dilihat dari data sekolah, ternyata cukup banyak kuota bagi siswi kurang mampu untuk mendapat KIPnya yang telah aktif sejak sekolah dasar dan Sekolah menengah. Dia menilai, jangan-jangan ada unsur diskriminatif hingga siswi tersebut tidak dapat bantuan dari negara.
Bagaimana Solusi atas persoalan tersebut, saksikan selengkapnya hanya di Lentera Viral Demokrasi di Youtube.












