Desa Pagardewa Raih Juara I Komdespar Muara Enim

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM- Desa Pagardewa, Kecamatan Lubai, berhasil meraih Juara I dalam ajang Kompetisi Desa dengan Potensi Pariwisata (Komdespar) yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Muara Enim. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., pada acara puncak penganugerahan Komdespar di Gedung PDKT Muara Enim, Kamis (23/10/2025).

Komdespar merupakan program perdana yang diselenggarkan oleh Disparekraf Kab. Muara Enim bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi wisata desa-desa, dalam rangka mendorong perekonomian serta kesejahteraan masyarakat pedesaan di Bumi Serasan Sekundag.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh desa di wilayah Kabupaten Muara Enim memiliki potensi besar di bidang pariwisata dan sektor lainnya. Ia menyampaikan bahwa jika potensi tersebut dikelola dan dikembangkan secara optimal, maka dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, dirinya berharap melalui ajang ini dapat memicu kebangkitan sektor pariwisata di Kabupaten Muara Enim serta menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas desa hingga membuka peluang ekonomi baru.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Muara Enim, Kandar Budizon, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa dari 16 desa yang masuk dalam daftar penilaian Komdespar, tiga desa berhasil meraih nilai tertinggi. Desa Pagardewa, Kecamatan Lubai Ulu, dinobatkan sebagai Juara I, disusul Desa Penyandingan, Kecamatan Semendo Darat Laut (Juara II), dan Desa Petar Luar, Kecamatan Sungai Rotan (Juara III). Menurut Kandar, penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting diantaranya Identifikasi potensi lokal, kesadaran dan partisipasi aktif warga, ketersediaan infrastruktur, serta komitmen dan keberlanjutan program menjadi indikator utama dalam penilaian. Ia berharap kompetisi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi desa-desa lain untuk mulai mengembangkan sektor pariwisata secara mandiri dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *