Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Meski seleksi Pengadaan Pegawai BLUD RSUD dr HM Rabain Muara Enim menggunakan metode CAT dan dilaksanakan di BKN Regional VII Palembang, namun masih dinilai kurang Transfaran. Pasalnya, diduga tes CAT tersebut tidak online (live) tetapi off-line sehingga menimbulkan kecurigaan akan kemurnian hasil tersebut.
“Kami percaya dengan kinerja BKN, tetapi apakah hasilnya murni, sebab tidak live sehingga kami tidak bisa melihat hasil semua peserta hanya hasil kami sendiri-sendiri,” ungkap salah seorang peserta yang enggan identitasnya, Selasa (23/12/2025).
Menurut mereka, bahwa beberapa kali mengikuti tes atau seleksi yang menggunakan metode Computet Assisted Test (CAT) itu selalu Live (on-line) sehingga sesama peserta benar-benar bisa mengetahui hasil tes mereka secara real time. Tetapi seleksi kali ini, meski test dilakukan pada tanggal 15-17 Desember 2025, namun baru diumumkan pada tanggal 22 Desember 2025.
“Ini ada jeda beberapa hari, sehingga patut diduga dan dipertanyakan kemurniannya. Kalau mau murni sudah test secara online saja sehingga tidak menimbulkan fitnah,” tegas mereka.
Selain itu, lanjut mereka, jika pemerintah daerah ingin memberdayakan dan mengurangi pengangguran masyarakat Muara Enim, mengapa test dilakukan saja secara lokal oleh BKPSDM Muara Enim sehingga tidak harus terikat dengan aturan BKN. Apalagi ini status pegawainya bukan ASN tetapi pegawai BLUD Rumah Sakit yang dikelola sendiri oleh pihak rumah sakit.
Kemudian, kata mereka, masalah persyaratan yang mengharuskan berpengalaman, karena banyak membuat calon peserta gugur di administrasi, padahal persyaratan lainnya mencukupi. Seharusnya pengalaman tersebut hanya untuk nilai plus saja, namun hasil test adalah salah syarat utama, sebab pengalaman kerja seseorang belum tentu sama dengan yang akan dikerjakannya ditempat yang baru.
“Kalau perkantoran yang harus ada sertifikat komputer, kalau perawat harus ada Ners dan sebagainya. Jadi bukan wajib ada surat pengalaman kerja dimana. Kalau mereka sudah bekerja pasti langsung menyesuaikan. Kalau mau fair, seleksi diulang kembali dengan sistim CAT online,” harapnya.
Ketika dikonfirmasi ke Kepala BKPSDM Muara Enim Harson Sunardi, bahwa pihaknya hanya sebagai penghubung antara pihak rumah sakit dengan BKN. Sedangkan masalah teknis silahkan menghubungi pihak rumah sakit.
Ketika dikonfirmasi ke Bupati Muara Enim Edison, bahwa masalah seleksi pengadaan Pengadaan Pegawai BLUD RSUD dr HM Rabain Muara Enim memang ia serahkan langsung ke pihak RSUD dr HM Rabain Muara Enim. Sedangkan dirinya hanya berpesan lakukan dengan transferan dan seobjektif mungkin.
“Saya yakin hasilnya murni. Dan saya sendiri tidak cawe-cawe masalah seleksi tersebut,” tegas Edison.
Mengenai masalah pesertanya harus ber KTP Muara Enim, lanjut Bupati, itu tidak bisa sebab harus terbuka untuk umum. Dan jika ada yang kurang puas dengan hasil tersebut, silahkan konfirmasi langsung dengan pihak terkait terutama dengan pihak rumah sakit.
Sementara itu Direktur Utama dr HM Rabain Muara Enim Selamat Oku Asmana, ketika akan dikonfirmasi masalah seleksi pengadaan tenaga BLUD yang menggunakan sistim CAT tidak online (live) melalui HP tidak aktif, begitupun melalui WA belum ada jawaban.












