Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya kejujuran perusahaan dalam memberikan data pada Sensus Ekonomi 2026, sehingga hasilnya lebih akurat dan valid dalam menentukan kebijakan pembangunan kedepan.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka sosialisasi sensus di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muara Enim, Rabu (11/3/2026). Sebagai bentuk keseriusan, kegiatan sosialisasi juga dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Penandatanganan dilakukan oleh Bupati beserta seluruh OPD, asosiasi pengusaha, serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Muara Enim.
Selain melakukan sosialisasi, BPS Muara Enim merilis data pertumbuhan ekonomi tahun 2025. Ekonomi Kabupaten Muara Enim tercatat tumbuh sebesar 5,42 persen (y-on-y), dengan PDRB mencapai Rp128,20 triliun dan PDRB per kapita Rp197,85 juta per tahun. Pertumbuhan didorong oleh 17 lapangan usaha, dengan kontribusi terbesar dari sektor pertambangan dan penggalian sebesar 69,31 persen
Bupati mengatakan bahwa dengan data yang akurat dari perusahaan akan menjadi fondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi daerah. Sebab degan informasi yang benar dan dapat dipercaya akan membantu pemerintah menjawab tantangan perekonomian ke depan secara tepat sasaran berbasis bukti.
“Sensus ekonomi ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan instrumen penting untuk mengevaluasi kondisi riil perekonomian,” tegasnya.
Lanjut Bupati, bahwa kualitas data sangat ditentukan oleh dukungan semua pihak, terutama perusahaan yang menjadi objek sensus. Untuk itu
peran strategis OPD, camat, dan kepala desa sangat penting dalam membantu pelaksanaan sensus.
“Saling koordinasi, fasilitasi, dan penyampaian informasi yang tepat akan memperlancar proses pengumpulan data di lapangan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menargetkan pelaksanaan sensus di Kabupaten Muara Enim dapat menjadi yang tercepat di Sumatera Selatan. Sebab ini merupakan salah satu upaya komitmen daerah dalam mendukung program nasional. Dimana, pelaksanaan sensus sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.












