Pengendara Was-was, Jalinsum Ruas Belimbing – Simpang Meo Di Tambal Sulam

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Sebagian besar pengguna jalan terutama kendaraan jenis roda dua harus waspada dan lebih berhati-hati. Pasalnya, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Belimbing – Simpang Meo (Kabupaten Muara Enim), sedang proses tambal sulam sehingga banyak badan jalan berlobang dan rawan lakalantas terutama pada waktu malam hari dan hujan.

Dari pengamatan dan informasi yang dihimpun dilapangan, banyak pengguna jalan terutama kendaraan roda dua mengaku sedikit kaget sebab jalan terutama yang berada di dalam kota Muara Enim berlobang bervariasi. Padahal, beberapa hari sebelumnya belum ada. Akibatnya para pengguna jalan banyak yang sedikit terjebak terutama pada malam hari karena gelap. Apalagi ketika hujan turun yang menggenangi badan jalan sehingga banyak lobang yang sudah dikeruk tidak terlihat jelas sehingga banyak pengendara yang kaget.

“Jika tidak siap dan agak ngebut bisa saja terbalik. Apalagi jika tidak tahu kalau jalan sedang diperbaiki. Meski lobangnya tidak terlalu dalam tapi sempat kaget juga, sebab sebelumnya jalan masih rata,” ujar Roni (35) warga Muara Enim.

Menurut Roni, dirinya sangat menyambut baik adanya upaya pemerintah pusat untuk memperbaiki jalan meski hanya tambal sulam, sebab ruas jalan terutama dalam kota Muara Enim memang sudah banyak yang rusak dan berlobang sehingga kurang nyaman jika dilintasi.

Selain itu, ia meminta jika melakukan perbaikan diharapkan secepatnya dilakukan penambalan kembali yang rapi rata dengan jalan sebelumnya sehingga terkesan masih mulus dengan jalan yang lama. Dan yang tidak kalah pentingnya jangan lama seperti dibiarkan sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan karena sangat menganggu pengguna jalan.

Sementara itu menurut Fitrah yang bertugas sebagai Pengawas dari PT Sechon Palembang (kontraktor), bahwa
pihaknya sesuai kontrak hanya bertugas mengelupas aspal (milling) ruas Belimbing – Sugih Waras (Simpang Meo). Sedangkan untuk bagian penambalnya itu sudah perusahaan lain.

“Kami ini hanya bagian pengerokan, sedangkan bagian penambal ada yang lain. Saya ini ditugaskan untuk mengawasi apakah pekerjaan ini sesuai dengan yang diminta dan tidak menyimpang,” tegasnya singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *