Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Salah seorang Jemaah Haji Provinsi Sumsel yang tergabung dalam Kloter 15 embarkasi Palembang asal Kabupaten Muara Enim atas nama Asan Akip bin Sanan (80) warga Desa Bulang, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, dilaporkan meninggal dunia di Makkah tanggal 14 Mei 2026 pukul 05.15 WAS dan dimakamkan di Sharaya Makkah.
Kabar duka tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumsel dan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Muara Enim. Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umroh Kabupaten Muara Enim H Muhammad Amin Lc MM, menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum serta mengajak seluruh jemaah dan keluarga yang ditinggalkan untuk mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Saya atas nama pribadi dan instansi menyampaikan duka cita mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosadosanya, dilapangkan kuburnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Amin, Jumat (15/5/2026).
Lanjut Amin bahwa jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci dalam masa pelaksanaan ibadah haji, hak-haknya akan diselesaikan oleh pemerintah.
“Jemaah yang meninggal di Arab Saudi dalam masa pelaksanaan ibadah haji, haknya akan diselesaikan oleh pemerintah, termasuk badal haji dan asuransi jemaah,” jelasnya.
Amin juga menyampaikan dari info Dokter kloter, bahwa beliau sebenarnya sehat dan tidak ada keluhan, bahkan selama perjalanan aman. Namun kemudian almarhum tiba-tiba mengaku sakit perut dan mencret. Setelah itu dibawa ke Rumah Sakit sekitar 30 menit almarhum tidak ada respon lagi dan akhirnya dinyatakan meninggal.
“Almarhum berangkat haji bertiga bersama anak dan menantunya,” pungkas Amin.
Amin berpesan kepada seluruh jemaah haji asal Kabupaten Muara Enim lainnya diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan, mengatur pola istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengikuti arahan petugas mengingat cuaca di Tanah Suci cukup panas dan aktivitas ibadah yang padat menjelang puncak pelaksanaan haji
















