Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Setelah melalui seleksi ketat, akhirnya Desa Sumber Rahayu, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, resmi terpilih untuk mewakili Kabupaten Muara Enim dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2026.
Hal tersebut terungkap pada kegiatan Pemaparan dalam rangka Penyelenggaraan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 dengan Tema “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju indonesia Emas” di Aula Bina Desa Kantor DPMD Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel, Senin (22/6/2026).
Kegiatan dibuka langsung oleh Plh Sekda Muara Enim Emran Thabrani mewakili Bupati Muara Enim, Kepala DPMD Muara Enim, para OPD terkait, Camat, Ketua forum Kades, Kades Sumber Rahayu Mat Kanta dan BPD Sumber Rahayu. Selain itu juga dihadiri tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin oleh Kabid Bina Pemdes BPMD Provinsi Sumsel Rika Yulianti.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Muara Enim, saya mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai Provinsi Sumatera Selatan merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Plh Sekda Muara Enim Emran Thabrani.
Emran mengatakan bahwa Desa Sumber Rahayu dipercaya mewakili Kabupaten Muara Enim setelah berhasil meraih prestasi sebagai pemenang Lomba Desa Tingkat Kabupaten Muara Enim Tahun 2024. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kebersamaan, inovasi, dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat desa dalam membangun wilayahnya.
Tahun ini, lanjut Emran, akan mengambil tema “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas,” mengandung makna bahwa desa memiliki peran yang sangat strategis dalam mewujudkan pembangunan nasional. Transformasi desa tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemanfaatan teknologi, pelestarian lingkungan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal.
Lebih lanjut Emran, berharap proses penilaian ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi, pembelajaran, dan motivasi untuk terus berinovasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kepada seluruh masyarakat Desa Sumber Rahayu, saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan dedikasi yang telah diberikan. Teruslah menjaga semangat gotong royong, kebersamaan, dan komitmen dalam membangun desa agar menjadi desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing,” ujarnya.
Masih dikatakan Emran, bahwa tahun lalu, Kabupaten Muara Enim berhasil mewakili Provinsi Sumsel ditingkat nasional dengan meraih peringkat III nasional melalui Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Niru. Tahun 2026 ini, tentu kita berharap bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Muara Enim di tingkat Provinsi Sumatera Selatan dan tingkat Nasional.
Sementara itu tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili Rika Yulianti, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penilaian seobjektif mungkin, transparan dan independent. Lanjut Rika, pihaknya akan melihat dan menilai hasil paparan Kades Sumber Rahayu, setelah itu akan ditindaklanjuti ke lapangan (desa) untuk melihat langsung (verifikasi) apakah sesuai dengan kondisi reel yang telah dipaparkan.
“Kita akan menilai dari paparan, klarifikasi di lapangan, dan infrastruktur apa saja yang ada di desa. Dari ketiga inilah nilainya akan ditotal untuk menentukan apakah desa tersebut menjadi juara. Hal ini sesuai aturan yang ditentukan oleh pusat,” pungkasnya.
Masih dikatakan Rika, bahwa tahun kemarin, Kabupaten Muara Enim telah berhasil mewakili Sumsel untuk tingkat nasional, dan apakah tahun ini bisa mempertahankan karena sudah ada pengalaman.
















