Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam rangka percepatan proyek strategis nasional (PSN) sektor energi Gas Metana Batu Bara (coal bed methane/CBM), Pemkab Muara Enim mendukung penuh pembangunan Stasiun Induk (mother station) Tanjung Enim dan titik injeksi (injection point) sebagai sistem transmisi PGN di Stasiun Kompresor Gas Pagardewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Yulius, M.Si., saat menerima kunjungan kerja Kepala Staf Kepresidenan RI, Jend. TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurrachman di Tambang Gas Alam (CNG Plant) Pagardewa, PT. Pertamina Gas Negara Kantor Regional Pagardewa, Desa Pagardewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Jumat (3/7/2026).
Yulius mengatakan bahwa Pemkab Muara Enim akan menyesuaikan dokumen tata ruang daerah dengan memasukkan pengembangan kawasan proyek ke dalam revisi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Muara Enim pada awal 2027 mendatang dan kemudian secara pararel bersama PGN mengajukan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) kegiatan CNG Plant kepada Kementerian ATR/BPN RI.
“Pemkab Muara Enim mendukung proyek senilai 15.4 miliar dolar AS tersebut guna mendukung dekarbonisasi dan target emisi nol bersih nasional,” ujar Yulius yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Muara Enim ini.
Sementara itu Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurrachman yang pernah bertugas sebagai Danrindam II Sriwijaya di Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim ini menjelaskan bahwa Kabupaten Muara Enim dipilih dalam proyek CBM ini karena memiliki pasokan gas alam yang besar sekira 9,7 triliun kaki kubik dan merupakan simpul strategis (hub) jaringan gas nasional khususnya dalam mendukung ketahanan gas alam di Regional Sumatera dan Jawa yang memiliki sumber energi batu bara sebagai bahan baku utama gas metana.
Dijelaskan Dudung, bahwa dimana produk akhirnya akan menghasilkan biometana sebagai bahan bakar beremisi rendah sehingga memantapkan peran strategis Kabupaten Muara Enim yang tidak hanya sebagai daerah penghasil, namun juga sebagai salah satu pusat infrastruktur energi nasional.

















