Lentera-PENDIDIKAN.com, MUARA ENIM-PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lumut Balai menggelar doa bersama dan syukuran untuk menandai dimulainya pengeboran Sumur LMB-19.3 di Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel.
Suasana khidmat mewarnai acara yang berlangsung di lokasi proyek, dihadiri jajaran manajemen PGE Area Lumut Balai, tim proyek Unit 3 & 4, mitra kerja, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Selain itu, dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, dan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya pengeboran.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW,’ ujar Project Manager Unit 3 & 4, Heri Susanto, Senin (6/7/2026).
Menurut Heri, pengeboran Sumur LMB-19.3 merupakan tahapan strategis dalam pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3. Keberhasilan proyek ini, memerlukan sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan, kedisiplinan dalam menjalankan prosedur kerja, serta komitmen terhadap aspek keselamatan, kualitas, dan keberlanjutan. Dan pengeboran Sumur LMB-19.3 merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 sekaligus memperkuat kontribusi PGE terhadap pencapaian target bauran energi nasional.
“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan aman, lancar, tepat waktu, serta memberikan hasil yang optimal,” ujar Heri Susanto.
Lanjut Heri, bahwa pengeboran Sumur LMB-19.3 ditargetkan rampung dalam waktu 43 hari, dengan keseluruhan pengembangan Unit 3 yang direncanakan beroperasi pada akhir 2030. Proyek ini akan melibatkan banyak tenaga kerja dari berbagai keahlian, dengan mengutamakan tenaga kerja lokal.
Heri menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menjalankan setiap tahapan pengembangan panas bumi secara profesional dengan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), tata kelola perusahaan yang baik, serta nilai-nilai keberlanjutan. Dimana, seluruh aktivitas proyek dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan harmonisasi dengan masyarakat sekitar.
Pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 merupakan bagian dari upaya PGE meningkatkan pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi bersih, rendah emisi, dan berkelanjutan. Dengan tambahan kapasitas 55 MW, proyek ini diharapkan memperkuat kontribusi PGE dalam mendukung target bauran energi nasional dan transisi menuju Net Zero Emission 2060, tutp Heri












