Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam rangka menekan inflasi untuk menjaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Tahun 2026, Pemkab Muara Enim secara konsisten kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah (OPM) yang dipusatkan di Terminal Pasar Mambo II, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan, Hermin Eko Purwanto, S.T., M.T.didampingi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muara Enim, Dr. Fredy Febriansyah, S.STP., M.Si. dan OPD terkait.
Adapun komoditas yang dijual dengan harga terjangkau, yaitu beras premium Rp 65 ribu per/5 kg, beras SPHP Rp 60 ribu perl5 kg, gula pasir Rp 14 ribu/kg, minyak goreng Rp 16 ribu/liter, mentega saset Rp 5.500 per bungkus, Susu kental manis Rp 10 ribu per/kaleng, tepung terigu Rp 10 ribu per/kg, tepung tapioka Rp 8 ribu per/kg.
Dari pengamatan dan informasi yang dihimpun, dari berbagai komoditas yang dijual, ternyata beras premium dengan harga Rp 65 ribu/5 kg sebanyak 3 ton yakni merk Rumah Tani dan Selancar dengan kemasan 5 kg yang paling banyak peminatnya, sehingga hanya dalam waktu 1 jam langsung habis. Sedangkan merk SPHP sebanyak 2 ton meski harganya lebih murah Rp 60 ribu per/5 kg agak kurang peminatnya. Kemudian, minyak goreng, gula dan tepung terigu terlihat juga membeludak.
“Saya lebih butuh beras dan minyak goreng, makanya ketika ada pasar murah saya langsung beli agak banyak, lumayan selisih harganya untuk beli kebutuhan lain,” ujar Erni (40) salah satu ibu rumah tangga.
Menurut Erbi, memang komoditas yang dijual sepertinya lebih murah dari pasaran karena disubsidi oleh pemerintah. Namun dari sekian banyak komoditas dirinya lebih memilih beras karena jika sudah ada beras untuk lauk pauknya bisa menyesuaikan sesuai kemampuan dan selera.
“Itu kalau merk Rumah Tani di pasaran bisa mencapai Rp 79-80 ribu per/5 kg, disini dijual Rp 65 ribu, makanya tadi saya beli 4 kampil sekaligus untuk stok. Saya bahkan tidak beli yang lain uangnya habis,” ujar ibu empat anak ini.
Menurut Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan, Hermin Eko Purwanto, mengatakan kegiatan ini merupakan program Bupati Muara Enim, dimana Pemkab. Muara Enim berkomitmen menghadirkan program-program prorakyat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yaitu salah satunya dengan GPM dan OPM yang rutin digelar diberbagai kecamatan di Kabupaten Muara Enim.
Ulil, berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat benar-benar terbantu, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok akhir-akhir ini.
“Ini sebagai upaya berkesinambungan Pemkab. Muara Enim dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas bahan pokok bagi masyarakat,” ujar Eko.












