Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Pemerintah Kabupaten Muara Enim masih mengkaji pemberian izin dispensasi penggunaan jalan kabupaten yang diajukan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) untuk mendukung kegiatan proyek panas bumi di wilayah Kecamatan Semende Darat Laut dan Kecamatan Panang Enim.
Hal itu disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Muara Enim Drs H Rusdi Hairullah usai rapat koordinasi Izin Dispensasi PT PGE, di Ruang Rapat Asisten II Setda Muara Enim, Senin (20/7/2026).
Dalam rapat dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Bapenda, Bagian Administrasi Pembangunan, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Aset BPKAD, Camat Semende Darat Laut, Camat Panang Enim, Kepala Desa Babatan, Kepala Desa Bedegung, serta perwakilan PT PGE.
Adapun dispensasi jalan yang diajukan PT PGE mencakup penggunaan ruas jalan kabupaten yang melintasi Desa Bedegung, Kecamatan Panang Enim, dan Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL). Asisten II Pemkab Muara Enim Rusdi menegaskan, pada prinsipnya Pemerintah Kabupaten Muara Enim mendukung investasi dan pelaksanaan proyek PT PGE. Namun, seluruh proses perizinan tetap harus mengikuti ketentuan serta regulasi yang berlaku.
Rusdi mengatakan, saat ini masing-masing OPD masih melakukan analisis dan kajian teknis terhadap persyaratan yang diajukan perusahaan. “Kajian tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh aspek administrasi maupun teknis telah terpenuhi sebelum izin dispensasi diterbitkan,” katanya.
Lebih lanjut, Rusdi menjelaskan, saat ini fokus pemerintah daerah adalah memastikan seluruh dokumen dan persyaratan perizinan telah lengkap sesuai ketentuan.
“Ini masih tahap persiapan. Setelah survei lapangan selesai, akan dilakukan kajian lanjutan dan kembali dibahas melalui rapat koordinasi agar seluruh proses berjalan dengan baik. Intinya, kita mencari solusi yang menguntungkan semua pihak atau win-win solution,” jelasnya.
Di sisi lain, Rusdi menambahkan, meski proyek panas bumi tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Pemerintah Kabupaten Muara Enim juga berharap keberadaannya memberikan dampak positif bagi daerah.
“Kita yang berada di daerah akan merasakan dampaknya secara langsung. Karena ini merupakan Proyek Strategis Nasional, tentu kami berharap ada multiplier effect, baik melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) maupun peran serta perusahaan dalam mendukung pembangunan dan masyarakat di Kabupaten Muara Enim,” pungkasnya.


















