Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM – Jajaran Polsek Gunung Megang Polres Muara Enim bergerak cepat melakukan ground check terhadap satu titik hotspot yang terpantau di wilayah hukumnya, Jumat (4/9/2026) malam.
Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan sebagai langkah responsif dalam memastikan kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, terdapat 1 titik hotspot yang terdeteksi di wilayah Padang Bindu, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Pengecekan dilaksanakan mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, dengan mendatangi langsung titik koordinat yang terpantau, yakni:
Koordinat: -3.4002400, 103.7218100
Lokasi: JP79+2FR, Padang Bindu, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Gunung Megang yang diterjunkan ke lapangan terdiri dari Aipda Adi Supratman, Bripka Absori, Bripka Febriansyah, S.H., Bripda Leonardo Andres
Setelah melakukan pengecekan langsung menuju titik nol koordinat, personel tidak menemukan adanya lahan yang terbakar di lokasi tersebut.
Titik hotspot berada di kawasan yang didominasi semak belukar dengan luas kurang lebih 1 hektare. Kondisi medan menuju lokasi juga cukup sulit, baik untuk dilalui kendaraan maupun ditempuh dengan berjalan kaki.
Selain itu, kondisi kawasan berupa hutan yang lebat dan semak belukar, sehingga akses menuju titik koordinat membutuhkan upaya lebih dalam pelaksanaan pengecekan lapangan.
Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan informasi titik hotspot secara faktual dan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran kepolisian dalam mencegah terjadinya Karhutla.
“Setelah dilakukan ground check langsung ke titik nol koordinat, personel tidak menemukan adanya lahan terbakar. Lokasi tersebut merupakan kawasan semak belukar dengan kondisi medan yang cukup sulit dijangkau,” jelasnya.
Meski tidak ditemukan api maupun lahan terbakar, jajaran Polsek Gunung Megang tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.
Dalam pelaksanaan ground check tersebut, personel telah melakukan sejumlah langkah, antara lain, Mendatangi lokasi sesuai titik koordinat hotspot, Melakukan pengecekan langsung pada titik nol koordinat, Memastikan kondisi sekitar lokasi, Melakukan dokumentasi kegiatan dan kondisi lapangan.
Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menyampaikan bahwa ground check hotspot merupakan bagian penting dari upaya deteksi dini dan pencegahan Karhutla.
“Setiap informasi hotspot yang terpantau menjadi perhatian jajaran Polres Muara Enim. Personel segera melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan apakah titik tersebut merupakan kebakaran atau bukan. Hasil pengecekan kali ini menunjukkan tidak ditemukan lahan terbakar di lokasi,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya deteksi dini, respons cepat dan pengecekan langsung untuk mencegah potensi Karhutla berkembang menjadi lebih besar.
” Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan maupun lahan. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.












