Tenangkan Warga, Polsek Rambang Gelar Mitigasi Antisipasi Kemunculan Beruang

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam rangka mengantisipasi ketakutan dan keresahan warga atas dugaan kemunculan hewan buas Beruang, Polsek Rambang bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI dan Satpol PP kembali melaksanakan upaya mitigasi untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi kemunculan aman.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, didampingi Wakapolsek Rambang IPDA Fattah Yudi, para Kanit dan personel Polsek Rambang.

“Kegiatan migitasi ini tujuannya untuk mengantisipasi dan bisa memberikan rasa aman di masyarakat,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK, MH, melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, Rabu (30/9/2026).

Menurut Kapolsek, informasi mengenai kemunculan satwa liar tersebut sebelumnya beredar di media sosial. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Intelkam Polsek Rambang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) pada Senin (28/9/2026). Dari hasil Pulbaket, diketahui bahwa satwa yang diduga beruang tersebut pertama kali terlihat pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di pinggir Sungai Selingsing, yang merupakan anak Sungai Rambang, tepatnya di Dusun I, Desa Baru Rambang. Kemudian pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, satwa yang sama kembali dilaporkan muncul di pinggir Sungai Rambang, tepatnya di bagian hilir sungai wilayah Dusun I, Desa Baru Rambang.

“Pada Senin (28/9/2026), tim dari BKSDA bersama Polsek Rambang, Pemerintah Kecamatan Rambang dan Pemerintah Desa Baru Rambang telah melakukan peninjauan lokasi sebagai langkah awal mitigasi,” ujar Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, upaya migitasi tersebut kemudian dilanjutkan pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam kegiatan mitigasi hari kedua, turut hadir Kasi Trantib Kecamatan Rambang Amalkun, S.Sos beserta staf dan Satpol PP, Danramil 404-08/Rambang Lubai yang diwakili Serda Andi Marcos, serta perwakilan Pemerintah Desa Baru Rambang yang diwakili Kasi Pemerintahan Erwandri bersama perangkat desa. Selain itu, petugas juga melibatkan dua warga, yakni Ariadi dan Sarmedi, yang disebut sebagai saksi yang mengetahui kemunculan satwa tersebut.

Dalam proses mitigasi dan pencarian berlangsung kurang lebih satu jam dan selesai sekitar pukul 14.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Namun, hingga pencarian berakhir, satwa yang diduga beruang dewasa tersebut belum berhasil ditemukan maupun diamankan. Aparat menduga satwa tersebut masih berkeliaran di sekitar kawasan tersebut, ujar Kapolsek.

Ditegaskan Kapolsek, bahwa pihaknya bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa akan terus melakukan langkah mitigasi sebagai upaya menjaga keamanan masyarakat. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Baru Rambang dan sekitarnya, agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan munculnya kembali satwa tersebut. Jangan mendekati ataupun mencoba menangkapnya sendiri apabila melihat keberadaan hewan tersebut.

Kapolsek juga mengimbau warga untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian, pemerintah desa atau pihak terkait apabila kembali melihat satwa yang diduga beruang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *