Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak musim kemarau akibat fenomena El Nino 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim bersama PDAM Lematang Enim salurkan air bersih kepada warga di Desa Hidup Baru, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel.
“Kita sudah menyalurkan sekitar 30 ribu liter air bersih kepada 443 kepala keluarga (KK) selama empat hari berturut-turut,” ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Muara Enim Abdurrozieq Putra, Minggu (11/10/2026).
Menurut Abdurrozieq, bahwa pada penyaluran hari keempat, petugas mendistribusikan sebanyak 8.000 liter air bersih ke Dusun III Desa Hidup Baru.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 145 KK yang tersebar di tiga rukun tetangga (RT). Setiap keluarga menerima sekitar 60 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, lanjut Abdurrozieq, BPBD Muara Enim berkolaborasi dengan PDAM Lematang Enim IKK Benakat, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa dan perangkat Desa Hidup Baru guna memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Dengan penyaluran selama empat hari berturut-turut, bantuan air bersih di Desa Hidup Baru telah menjangkau tiga dusun, sembilan RT, dan sebanyak 443 KK. Total air bersih yang telah didistribusikan mencapai sekitar 30.000 liter.
Abdurrozieq mengatakan, penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan selama musim kemarau 2026.
“Melalui koordinasi lintas sektor, pemerintah daerah berupaya membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi di tengah kondisi cuaca kering,” pungkasnya.
Sementara itu Kades Hirup Baru Antoni, sangat menyambut baik dan berterimakasik serta mengapresiasi atas
penyaluran bantuan air bersih tersebut disambut. Sebab air bersih di saat musim kemarau sangat dibutuhkan sekali dan akan meringankan beban masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau.
















