Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Diduga menghindari tabrakan dan kurang focus mengemudi, sebuah mobil Avanza BG 1624 FE yang dikemudikan Mandian (40) warga Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, terjun bebas ke dalam anak Sungai Enim setinggi sekitar 5 meter di jembatan Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel, Minggu (3/8/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Adapun penumpang mobil Avanza BG 1624 FE yakni Desi Susanti (45), Septa Oktavia (35), Meiga Sandi (27), Ahmad Sandi (13) dan Azkia Zeba. Tidak ada korban jiwa hanya luka-luka lecet dan trauma.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Senin (4/8/2025), kejadian tersebut berawal ada mobil truk Hino BG 1624 FE yang berjalan dari arah Desa Tanjung Agung menuju arah desa Tanjung Lalang. Ketika tiba dilokasi kejadian tepatnya di jembatan yang berada di desa Tanjung Karangan, mobil korban berpapasan dengan mobil tersebut karena kondisi jalan menyempit dan takut menyerempet korbanpun spontan banting stir ke kiri untuk menghindari tabrakan namun akibatnya mobil korban menabrak pagar pembatas jembatan dan terjun masuk ke dalam anak sungai Enim dengan posisi ban mobil menghadap ke atas. Dan beruntungnya pada saat kejadian kondisi sungai airnya tidak terlalu dalam sehingga kendaraan tidak tenggelam.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, bahwa kejadian tersebut adalah kecelakaan tunggal. Meski kendaraan korban masuk ke dalam sungai namun tidak ada korban jiwa hanya luka-luka ringan dan trauma serta kerugian material saja baik pagar jembatan dan mobil sendiri.
Adapun penyebabnya, lanjut Kasi Humas, dari hasil oleh TKP, diduga karena kelalaian sopir Avanza yang kurang focus mengemudi sehingga terjadinya kecelakaan tunggal tersebut.
“Tadi pagi sedang diupayakan evakuasi mobil korban, kalau penumpang semuanya selamat,” ujarnya.


















