Kontingen Porprov XV Muara Enim Gunakan Home Stay

Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muara Enim, dalam mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan Tahun 2025 yang akan berlangsung di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) 18 hingga 31 Oktober 2025, akan menggunakan penginapan home stay.

“Kita gunakan LO di Muba, dan kita sudah lihat langsung home satunya dan telah kita panjar. Jadi tidak ada masalah lagi dengan penginapan, konsumsi, transportasi, uang saku atlet dan lain-lain,” ujar Ketua KONI Muara Enim M Zen Syukri didampingi Sekretaris Suprayitno dan pengurus KONI Muara Enim di Sekretariat KONI Muara Enim, Minggu (12/10/2025).

Menurut Syukri, hampir semua atlit, pelatih dan ofisial kita menggunakan penginapan home stay karena hotel tidak mencukupi. Dan kebenaran kita selain teman dan juga menggunakan LO untuk mencarikan home stay tersebut dari jauh-jauh hari. Dan untuk memastikan kelayakan home stay tersebut tim kita sudah melakukan survey beberapa kali ke Muba, dimana persyaratannya setiap kamar harus ada minimal satu kipas angin, bantal, dan kasur dengan isi maksimal 3 orang.

Adapun untuk jumlah atlet, pelatih, dan ofisial yang diberangkatkan, lanjut Syukri, terdiri dari 330 atlet, 100 pelatih dan ofisial serta 80 panitia dari 27 Cabang Olahraga (Cabor) yang diikuti. Sedangkan untuk budget transportasi, penginapan, konsumsi, dan uang saku atlet, itu dikirim melalui rekening masing-masing tidak ada sistim cash.

“Pokoknya budgetnya cukup dengan makan 3 kali sehari ditambah snack 2 kali sehari,” ujar mantan anggota DPRD Muara Enim ini.

Kemudian untuk bonus peraih medali emas, perak, dan perunggu (perorangan maupun tim), lanjut Syukri, seluruhnya sudah dianggarkan dalam APBD Muara Enim secara transparan. Seperti untuk perorangan peraih medali emas Rp 17 juta, Perak Rp 10 juta dan Perunggu Rp 7,5 juta. Kemudian, untuk tim (maksimal 5 orang), medali emas Rp 10 juta, medali perak Rp 5 juta dan medali perunggu Rp 5 juta. Lalu untuk tim (maksimal 6-10 orang), medali emas Rp 15 juta, perak Rp 7,5 juta dan Perunggu Rp 7 juta. Sedangkan untuk tim (maksimal 11-20 orang), medali emas Rp 50 juta, perak Rp 20 juta dan perak Rp 14 juta. Sedangkan untuk Pelatih medali Emas Rp 7,5 juta, Perak Rp 5 juta dan Perunggu Rp 3,5 juta.

Ketika ditanya masalah target, Syukri, mengatakan dengan persiapan dan pelatihan selama ini, pihaknya akan menargetkan masuk 5 besar, sebab pada Porprov sebelumnya kita berhasil meraih posisi 6. Dan pihaknya optimis untuk meraih hal tersebut, meski ada beberapa Cabor andalan Muara Enim seperti Drumband dan Arung Jeram yang sebelumnya mendulang sebanyak 20 emas pada Porprov sebelumnya tetapi di Muba ternyata tidak dipertandingkan.

“Saya lihat dari Cabor lain, sudah mulai merata. Mudah-mudahan akan bisa menjadi penyumbang medali pada Porprov nanti,” pungkasnya

Untuk kedepan, Syukri berharap untuk pembinaan atlet lebih diutamakan dan menjadi perhatian dari semua pihak, sebab maju tidaknya olahraga harus didukung oleh semua elemen baik itu pemerintah, stake holder dan masyarakat pada umumnya. Misalnya adanya anak angkat setiap Cabor oleh perusahaan yang ada di Kabupaten Muara Enim dan pemerintah memberikan support baik anggaran maupun kebijakan. Selain itu, ia juga berharap di Kabupaten Muara Enim ada semacam sekolah olahraga yang benar-benar mencari dan membina para atlit secara berkesinambungan sehingga setiap ada event Kabupaten Muara Enim sudah siap kapanpun.

“Kami sangat berterimakasih atas perhatian Pemkab Muara Enim, semoga kedepan lebih ditingkatkan lagi. Dan besok (Senin,red) dua Cabor akan bertolak ke Muba yang rencananya akan dilepas oleh Ketua Kontingen Porprov XV Muara Enim yakni Pak Sekda Muara Enim,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *