Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Muara Enim menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Fatah Palembang untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak (PPA) di Kabupaten Muara Enim.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penguatan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang berlangsung di Kampus UIN Raden Fatah Palembang.
PKS ditandatangani Kepala DPPPA Kabupaten Muara Enim H Husin Aswadi bersama Ketua LP2M UIN Raden Fatah Palembang Dr Yenrizal. Dalam kegiatan tersebut, Husin Aswadi didampingi Kepala Bidang PUG PP Rodiah beserta tim DPPPA.
Kepala DPPPA Muara Enim H Husin Aswadi, mengatakan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sejak 15 Juni 2022. Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah dan perguruan tinggi memperkuat peran masing-masing dalam menemukenali sekaligus menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
“Kita berharap sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi semakin kuat dalam menemukenali dan menangani isu gender, mengurangi ketimpangan, meningkatkan pemberdayaan perempuan, serta memperkuat perlindungan anak di Kabupaten Muara Enim,” ujar Husin, Jumat (2/10/2026).
Husin menjelaskan, sejumlah program telah dilaksanakan dalam kerja sama sebelumnya, antara lain pendampingan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP), serta pembinaan lima desa yang menjadi desa binaan PUG.
“Kelima desa tersebut yakni Desa Sebau, Menanti, Teluk Jaya, Pelempang, dan Embacang Kelekar. Intervensi yang dilakukan di desa binaan juga diarahkan pada upaya pencegahan perkawinan anak,” jelasnya.
Menurut Husin, keberadaan perguruan tinggi dalam kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pemerintah daerah melalui pendekatan penelitian, pendampingan, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan dan memperkuat perlindungan anak, termasuk melalui upaya pencegahan perkawinan anak di desa-desa,” katanya.
Perpanjangan kerja sama tersebut sebelumnya telah disampaikan DPPPA Kabupaten Muara Enim melalui surat pada 24 Agustus 2026 dan mendapat sambutan baik dari LP2M UIN Raden Fatah Palembang.
Dengan berlanjutnya PKS tersebut, DPPPA Muara Enim berharap kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi semakin konkret dalam menciptakan pembangunan yang responsif gender serta lingkungan yang aman dan mendukung bagi perempuan dan anak di Kabupaten Muara Enim.













