Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Puluhan masyarakat dari tujuh desa yang masuk wilayah Ring 1 Amdal PT Lematang Coal Lestari (PT LCL) menyampaikan aspirasi terkait proses penerimaan tenaga kerja. Aksi berlangsung secara damai di halaman Kantor PT LCL, Jalan Houling/PO 4, Gunung Raja, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Senin (7/9/2026).
Massa yang berjumlah sekitar 30 orang berasal dari Desa Gunung Raja, Gunung Kemala, Dangku, Kahuripan Baru, Lubuk Raman, Siku dan Air Limau. Kegiatan tersebut mendapat pengamanan personel Polres Muara Enim dan Polsek Rambang Niru.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rambang Niru IPTU Bambang, S.H., M.H., mengatakan bahwa pihak kepolisian hadir untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman, tertib dan sesuai ketentuan.
“Kami mengedepankan pengamanan yang humanis serta memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman. Yang paling penting, seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif dan menyelesaikan persoalan melalui komunikasi serta musyawarah,” ujar Kapolsek.
Sekitar pukul 10.30 WIB, enam perwakilan masyarakat Ring 1 mengikuti rapat dan diskusi bersama manajemen PT LCL di ruang kantor perusahaan.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, terutama mengenai keterbukaan dan profesionalitas dalam proses penerimaan tenaga kerja.
Masyarakat meminta agar mekanisme rekrutmen dikaji secara terbuka dan dalam penerimaan tenaga kerja berikutnya masyarakat Ring 1 Amdal dapat menjadi prioritas sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Masyarakat juga meminta agar dalam pembahasan selanjutnya dapat dihadirkan pihak yang memiliki kewenangan untuk memberikan keputusan sehingga aspirasi yang disampaikan memperoleh kejelasan.
Menanggapi aspirasi tersebut, perwakilan manajemen PT LCL memberikan penjelasan mengenai mekanisme rekrutmen, mulai dari tahapan awal hingga proses akhir penerimaan tenaga kerja untuk posisi mekanik, operator pompa, welder dan electrical.
Manajemen PT LCL juga menyampaikan bahwa apabila terdapat dugaan kecurangan oleh oknum mana pun, termasuk apabila melibatkan oknum dari internal perusahaan, masyarakat dipersilakan menyampaikan bukti untuk dilakukan pemeriksaan dan tindakan sesuai ketentuan apabila terbukti.
Manajemen juga menyampaikan bahwa tenaga kerja dari wilayah Ring 1 yang memenuhi persyaratan dan memiliki kemampuan sesuai kebutuhan perusahaan akan tetap menjadi bagian dari pertimbangan rekrutmen, termasuk kemungkinan mengikuti pelatihan terlebih dahulu selama tiga bulan.
Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menyampaikan bahwa pertemuan antara masyarakat dan pihak perusahaan merupakan langkah positif dalam mencari solusi atas persoalan yang berkembang.
“Polres Muara Enim mengapresiasi penyampaian aspirasi secara damai. Kami berharap komunikasi antara masyarakat dan perusahaan terus dibangun secara terbuka, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan tidak berkembang menjadi konflik,” ungkapnya.
Pihak manajemen PT LCL melalui Suryanto selaku Supervisor meminta waktu untuk menyampaikan hasil rapat dan memberikan jawaban atas tuntutan serta aspirasi masyarakat pada Kamis, 10 September 2026. Aksi damai tersebut berakhir sekitar pukul 12.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib dan kondusif.
Aspirasi boleh berbeda, tetapi kedamaian harus tetap dijaga. Dialog menjadi jalan untuk mencari keadilan, sementara keterbukaan menjadi kunci membangun kepercayaan antara masyarakat dan perusahaan.












