Aksi demonstrasi ratusan orang guru di Muba mendapat perhatian banyak pihak. Lantaran demonstran menuntut pembayaran gaji dari pemkab yang tertunda hampir satu tahun. Para demonstran menuntut agar Pemkab Muba mengangkat mereka menjadi guru PPPK yang di gaji negara.
Kondisi ini menjadi perhatian pengamat Pendidikan Sumsel, Dr. Hilmin.,M.Pd.I. Menurut dia, sistem Pendidikan belum sepenuhnya berpihak pada masyakarat luas dan terjadi liberalisasi Pendidikan hingga mereka yang punya uang saja mendapatkan hak Pendidikan dan bersekolah yang terbaik. Sedangkan rakyat kelas menengah kebawah, hanya mendapat slogan “wajib belajar” meski kenyataannya Pendidikan yang diterima hanya bentuk formalitas.
Hal ini di picu keberadaan para guru yang di tekan untuk menjadi pengajar, dan bukan menjadi pendidik, yang berakibat para guru hanya mengejar target pembelajaran dan prestasi dalam bentuk skor. Kondisi ini jika terus berlanjut maka generasi bangsa akan terbentuk sebagai generasi yang mengejar skor tanpa didikan moral dan rendahnya sosial quality.
Bagaimana Selengkapnya, saksikan di Lentera Viral Demokrasi hanya di Youtube!!!











