Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Sebanyak 256 guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) se-Kabupaten Muara Enim mengikuti pelatihan manajemen TPQ/TPA yang diselenggarakan oleh Badan Kesejahteraan (Kesra) Kabupaten Muara Enim di Hotel Griya Serasan Sekundang Muara Enim, Kamis (4/12/2025).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) selaku Ketua Panitia Pelaksana, Iskandar S.Kom MM, menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kegiatan pelatihan ini, untuk meningkatkan kompetensi guru ngaji dalam mengajar Alquran secara benar sistematis dan sesuai metode pembelajaran yang efektif,
Meningkatkan kemampuan dan keterampilan bagi guru-guru TPQ/TPA Kabupaten Muara Enim tentang standar pengajaran Alquran (Tajwid, Makharijul Huruf dan Adab Baca) serta Mempersiapkan guru ngaji yang profesional berdedikasi dan siap membimbing santri secara akhlak maupun ibadah. Sedangkan tujuan pelatihan ini agar guru ngaji dalam Kabupaten Muara Enim mampu melaksanakan pembelajaran Alquran yang bermutu menarik dan efektif serta menanamkan akhlak mulia kepada santri, Terwujudnya guru ngaji yang kompeten sabar dan profesional, serta menambah pengetahuan dan wawasan dalam mengelola TPQ/TPA yang benar.
Lanjut Iskandar, untuk peserta sebanyak 256 orang yang merupakan utusan desa/kelurahan dalam Kabupaten Muara Enim yang semuanya adalah ustaz dan ustazah TPA/TPQ.
“Seluruh peserta selain akan mendapatkan ATK, Konsumsi dan uang saku, bagi peserta terbaik hasil seleksi sebanyak 22 orang wakil dari 22 Kecamatan diberikan hadiah sebesar Rp 2 juta per orang,” jelasnya.
Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik, Juli Jum’atan SE, yang membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi atas kehadiran Ustadz/Ustadzah sebagai pahlawan peletak dasar pengetahuan dan pendidikan agama Islam sejak usia dini. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Muara Enim memberikan perhatian terhadap keberadaan guru ngaji dengan memberikan Pelatihan Manajemen TPQ/TPA bagi pengurus TPQ/TPA dalam Kabupaten Muara Enim Tahun 2025.
“Semoga kehadiran kita di tempat ini semakin menguatkan ukhuwah Islamiyah bagi kita semua dalam memelihara bacaan dan isi kitab suci Al-Quran,” ujarnya.
Lanjut Juli, adapun Tema yang kita usung adalah “Bangkit Sejahtera Maju Berkelanjutan”.
“Bangkit” yang kita maksudkan adalah Kita harus bangkit dari berbagai tantangan. Bangkit berarti semangat baru untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang prima. Lalu, “Sejahtera” berarti Kesejahteraan bukan hanya diukur dari kekayaan materi, tetapi juga dari ketenangan jiwa dan ketaqwaan sosial.
“Pembangunan Muara Enim harus bersifat komprehensif, tidak hanya fokus pada hari ini, namun juga menjamin generasi mendatang. Kita memastikan pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan sumber daya manusia berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan nilai-nilai agama,” pungkasnya.
Sebagaimana kita ketahui bersama, sambung Juli, bahwa melalui kegiatan mengajar ngaji berarti kita telah ikut serta dalam memelihara Al-Quran dan secara tidak langsung seorang guru TPQ/TPA telah menjadi duta surga untuk menyampaikan kalam Illahi berupa Al-Quran. Karena itu, guru TPQ/TPA sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam membentuk kepribadian sebuah peradaban dan menciptakan suatu generasi Qurani yang tangguh, khususnya dalam pembangunan mental spiritual di Kabupaten Muara Enim sehingga sejalan dengan program-program ataupun Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim yang MEMBARA.
“Mari kita tanamkan optimisme bahwa Kabupaten Muara Enim akan terus Bangkit, Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan dapat kita wujudkan bersama,” harapnya.


















