Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang dan saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Puasa dan Idul Fitri serta Tahun Baru Imlek dan Hari Raya Nyepi Tahun 2026, di halaman Kantor Diskominfo-SP Muara Enim, Jumat 13 Februari 2026.
GPM tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si., didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Syamsiah, Perum Bulog Cabang Lahat, Forkopimda serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Muara Enim.
Wabup Sumarni memberi apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah bersama stakeholder, dalam upaya mendukung stabilisasi harga pangan dan meningkatkan daya beli masyarakat.
“GPM ini merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan serta pengendalian inflasi di Wilayah Kabupaten Muara Enim,” ujar Sumarni.
Lanjut Sumarni, Pemkab Muara Enim juga melakukan upaya lain untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat melalui kegiatan penyaluran beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).
“Hingga Februari 2026, ada 16 Rumah Pangan Kita (RPK) telah disalurkan beras SPHP sebanyak 125,5 Ton,” bebernya.
Wabup berharap dengan adanya GPM dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat sehari hari.
“Kita berharap melalui GPM ini masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” pungkasnya.
Adapun berbagai komoditi yang dijual dalam GPM ini telah disubsidi mulai dari Rp3 ribu hingga Rp20 ribu sehingga dapat lebih terjangkau untuk masyarakat. Beras premium Rumah Tani Rp65 ribu per 5 kg sebanyak 3 ton, beras medium SPHP Rp60 ribu per 5 kg sebanyak 2 ton, telur ayam Rp25 ribu per kg sebanyak 300 kg, ikan patin Rp18 ribu per kg sebanyak 70 kg, ikan botan Rp25 ribu per kg sebanyak 30 kg. Kemudian, ada cabai merah keriting Rp30 ribu per kg sebanyak 50 kg, cabai merah rawit Rp60 ribu per kg sebanyak 50 kg, minyak goreng Rp18 ribu per liter sebanyak 200 liter, gula pasir Rp17 ribu per kg sebanyak 100 kg.












