Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Sebanyak 310 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Muara Enim tahun 2026 akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter).
Persiapan pelepasan pun terus dimatangkan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama instansi terkait dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Serasan Sekundang, Kamis (30/4/2026).
Rapat tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Muara Enim Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Juli Jumatan Nuri, S.E. serta dihadiri Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Muara Enim H. Muhammad Amin, Lc., M.M., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Iskandar, S.Kom., M.M. serta dinas dan instansi terkait lainnya.
Kepala Kantor Kemenhaj Muara Enim H. Muhammad Amin, menyampaikan bahwa pembagian kloter telah ditetapkan secara resmi sesuai jadwal embarkasi.
“Jumlah jamaah haji Muara Enim tahun 2026 sebanyak 310 orang yang terbagi dalam dua kloter, yakni Kloter 12 sebanyak 4 orang dan Kloter 15 sebanyak 306 orang. Seluruhnya sudah terjadwal sesuai ketentuan yang ditetapkan,” ujar Amin.
Lebih lanjut, Amin merinci, Kloter 12 akan diberangkatkan lebih awal dengan jadwal masuk Asrama Haji pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 12.00 WIB dan diterbangkan ke Arab Saudi pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 12.15 WIB.
“Sementara Kloter 15 akan masuk Asrama Haji pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 12.00 WIB dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu, 13 Mei 2026 pukul 11.55 WIB,” jelasnya.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Muara Enim Iskandar, menegaskan bahwa pemerintah daerah memastikan seluruh rangkaian pelepasan jamaah berjalan optimal.
“Pelepasan jamaah akan dilaksanakan di dua lokasi, untuk Kloter 12 di Kantor Kemenhaj Muara Enim pada 9 Mei 2026, sedangkan Kloter 15 akan dilepas secara resmi di Masjid Agung Muara Enim pada 12 Mei 2026,” jelas Iskandar.
Iskandar menambahkan, berbagai instansi telah disiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan, mulai dari pengamanan, transportasi, hingga layanan kesehatan bagi jamaah.
“Seluruh pihak terlibat aktif, mulai dari Kemenhaj, Polres Muara Enim, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan. Ini bentuk sinergi agar jamaah merasa aman dan nyaman sejak pelepasan hingga menuju Asrama Haji,” tambahnya.
Iskandar optimistis dengan persiapan yang matang dan dukungan lintas sektor, proses pemberangkatan jamaah haji asal Muara Enim tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.


















